Kota Bogor, Mediasakti.id – Bertempat di Balaikota Jl. Ir. Juanda No. 10 Kel. Babaton Kec. Bogor Tengah Kota Bogor, Wali Kota Bogor Bima Arya bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor melakukan patroli untuk memastikan malam pergantian tahun berjalan dengan baik dan kondusif, Jum’at (31/12/2021).
Tampak hadir Danrem 061/Sk, Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. memantau langsung giat pergantian malam tahun baru, untuk dapat memastikan bahwa kegiatan tersebut berjalan dengan baik. Turut hadir diantaranya pejabat lain ;
*) Walikota Bogor.
*) Wakil Walikota Bogor, Sekda serta Ketua KNPI Kota Bogor.
*) Danrem 061/Sk, Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M.
*) Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Robby Bulan S.I.P.
*) Danlanud ATS.
*) Ketua DPRD.
*) Kajari.
*) Ketua PN.
*) Dandenpom.
*) Wakapolres Bogor Kota.
*) Kasat Pol PP Kota Bogor.
*) Jajaran Kabag.
*) Kasat dan Kapolsek Polresta Bogor Kota.
Sedangkan pasukan yang terlibat apel diantaranya ;
*) 1 SST Dalmas Polresta Bogor Kota.
*) 1 SST Dalmas Polda Jabar.
*) 1 SST Sat Lantas Polresta Bogor Kota.
*) 1 SST Bhabinkamtibmas Polresta Bogor Kota.
*) 1 SST Anggota Reskrim.
*) 1 SST Denpom AD III / Siliwangi.
*) 1 SST Kodim 0606/Kota Bogor.
*) 2 SST Gabungan Satpol PP dan Dishub Kota Bogor.
*) Narkoba dan Intelkam Polresta Bogor Kota.
*) Raimas.
Selepas apel di Balaikota Bogor, tim kemudian berkeliling untuk memantau kondisi malam pergantian tahun di Kota Bogor. Adapun route yang dilewati yaitu Balaikota – Pos Pam Baranangsiang.
Simbolis penutupan jalan didepan Pos Pam Baranangsiang, Pos Pam Baranangsiang – Tugu Kujang – Juanda – Kapten Muslihat – Pengecekan Titik Sekat Depan Irama Nusantara (Jembatan Merah). Adapun titik pertama yang ditinjau adalah simpang Terminal Baranangsiang.
Dititik ini juga forkopimda melakukan penutupan arus lalu lintas dari arah Sukasari menuju Tugu Kujang maupun dari arah exit tol menuju Tugu Kujang.
Selain rekayasa lalu lintas, Forkopimda Kota Bogor juga melakukan monitoring terhadap titik kerumunan di sepanjang jalan yang dilintasi, terutama di sekitar Alun-Alun dan Tugu Kujang.
“Ruas jalan protokol dilakukan penutupan untuk mencegah terjadinya kerumunan di pusat kota. Hingga tengah malam pusat kota terpantau aman terkendali. Penyekatan dan penutupan jalan di beberapa ruas terbukti sangat efektif, mengurangi mobilitas warga,” ungkap Bima Arya.
“Namun secara keseluruhan banyak warga yang menahan diri. Memang ada arus motor, kemudian diputar balikkan. Nyaris tidak ada perayaan atau pesta kembang api di hotel-hotel, cafe dan sejenisnya pada malam pergantian tahun. Artinya imbauan kami ditaati dan kami bersyukur pergantian tahun berjalan dengan baik, dengan tertib sesuai dengan yang diharapkan. Dan sampai saat ini belum terdengar ada laporan hal yang tidak diinginkan di wilayah,” ujar Bima
Bima mengatakan, memasuki Tahun 2022, kita semua mesti banyak belajar dari Tahun 2021. Bahwa kebersamaan, soliditas adalah modal utama. Dan di Tahun 2022 masih ada yang tidak pasti.
“Kita menghadapi virus omicron, dan juga menyeimbangkan kembali antara gas dan rem. Tapi di Tahun 2021 kami banyak belajar bagaimana menyeimbangkan hal itu, kapan kami harus gas dan kapan kami harus rem dan masyarakat pun sudah mulai terbiasa. Jadi, kata kuncinya adalah kompak, solid untuk level Forkopimda Kota Bogor, jelasnya.
Bima juga menyatakan, Pemkot Bogor akan terus mendorong terus economic recovery di 2022 ini “Karena 3 bulan terakhir sudah normal kondisinya, PAD Kota Bogor juga sudah kembali ke masa sebelum pandemi. Kita berharap bisa melewati fase varian omicron sehingga ekonomi semakin normal kembali, bahkan tidak hanya recovery, tapi juga rebound.”
Ditempat yang sama, Kapolresta Bogor Kombes. Pol. Susatyo Purnomo Condro, S.H., S.I.K., M.Si. menyatakan, sebanyak 1.360 personel gabungan dari Pemkot Bogor dan TNI-POLRI melaksanakan kegiatan untuk memonitor berbagai kerumunan, tidak hanya di pusatkan di Kota Bogor, akan tetapi di 30 titik lainnya.
“Saat ini jajaran Kecamatan, Polsek, Koramil juga memonitor titik lainnya. Jangan sampai tengah kota dikosongkan, tapi membludak di pinggiran sehingga kami bersiap apabila memang terjadi penumpukan kendaraan atau orang di luar pusat kota,” terang Kapolresta Bogor.
Dalam penyampaiannya, Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Inf Robby Bulan S.I.P, mengatakan bahwa pada perayaan malam pergantian tahun disetiap tempat yang melakukan kegiatan haruslah dipantau dan diberikan edukasi terkait pembatasan jumlah tamu kehadiran, sesuai dengan Imendagri, bahwa tidak ada kerumunan lebih dari 50 orang.
Selain itu Dandim juga meminta agar petugas yang melaksanakan kegiatan tersebut harus melakukan tugas sesuai dengan SOP, tidak boleh ada anggota yang berlaku kasar dan bersantai-santai.
”Jalankan tugas semaksimal mungkin, namun tidak boleh ada satupun anggota yang berkata kasar, harus tegas, tetapi dengan cara yang humanis dan persuasif agar tidak menimbulkan gesekan dengan masyarakat. Kemudian pastikan perlengkapan di Pos Sekat telah siap. Dan ingat kalian harus tetap berkoordinasi dengan rekan instansi samping,” ujar Dandim tegasnya.
”Siapkan buku tilang, untuk sanksi bagi pengendara yang melanggar dan tidak melengkapi standar berkendara. Dan semua kegiatan harus selesai Pukul.00.00 Wib, itu artinya setelah waktu yang telah ditetapkan tidak ada kegiatan apapun lagi. semua Mall, Cafe dan Resto harus segera tutup,” tambahnya. (Pem/Jp)
Terima kasih telah membaca Mediasakti.id
Dapatkan Informasi, Inspirasi dan Insight di email kamu.
Daftarkan email























