Beranda Regional Priangan Barat Walikota Bogor Buka Musrenbang Kecamatan Bogor Selatan Secara Virtual

Walikota Bogor Buka Musrenbang Kecamatan Bogor Selatan Secara Virtual

499

Kota Bogor, Mediasakti.id – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bogor Selatan untuk tahun 2023, yang digelar di gedung Jungle Fest, Mulyaharja, Kota Bogor, pada Kamis (10/2/2022).

Walikota bogor bima arya membuka Musrenbang Kecamatan Bogor Selatan melalui visual zoom meeting, kegiatan  yang hanya dihadiri Muspika, dan selebihnya dilakukan secara virtual.

Camat bogor selatan Hidayatulloh mengatakan, ada 4  usulan bidang dalam musrenbang ini yaitu fisik, sosial budaya, ekonomi dan pemerintahan. Namun dari 4 bidang itu, bidang fisik yang paling banyak diusulkan.

“Tiap tahun bidang fisik memang selalu dominan dan menjadi prioritas. Kenapa,  karena memang kontur wilayah yang perlu ada sentuhan akselerasi infrastruktur sebagai upaya penguatan ekonomi kerakyatan,” ucapnya.

Ia juga menyadari ditengah pandemi Covid ini tentunya APBD Kota Bogor sangat terbatas dan belum lagi terkena refocusing, sehingga usulan-usulan di musrenbang harus dipilah dan dipilih mana saja yang memang betul-betul sangat prioritas.

“Sebelum kita laksanakan musrenbang ini, kita melaksanakan pra musrenbang, dimana pada kegiatan tersebut ada 164 usulan. Tetapi kita kerucut menjadi 64 kegiatan, dengan total anggaran sekitar Rp 33 miliar dan hari ini kita sampaikan kepada Pemerintah Kota Bogor,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi (FK) LPM Bogor Selatan Rudi Juniardi mengatakan, memang di Bogor selatan bidang  fisik itu di setiap kelurahan masih memerlukan dalam artian usulan dari masing masing kelurahan itu mayoritas memang fisik .

“Jika dilihat kondisi di wilayah memang masih pembangunan di bidang fisik masih kurang. saya selaku ketua (FK) LPM pada pra musrenbang juga tidak menentukan harus fisik, tetapi bidang yang lainnya seperti budaya, sosial dan ekonomi atupun pemerintahan, tapi identiknya semua memang masih membutuhkan bidang fisik,” kata Rudi.

Lanjut Rudi, maka di sepakati menjadi 49 usulan dibidang fisik, untuk bidang sosial budaya ada 12 usulan,bidang ekonomi  hanya 1 dan bidang pemerintahan ada 2. Sehingga total usulan di musrembang tingkat kecamatan untuk tahun 2023 sebanyak 64 usulan.

“Jadi saya pikir memang setiap tahun musrembang itu rata rata mayoritasnya tetap masih fisik,karena tiap tahun kan bidang fisik itu selalu rusak, sehingga harus diperbaiki dan diusulkan melalui musrembang,” terangnya.

Jurnalis : Sofyan Hadi

Terima kasih telah membaca Mediasakti.id
Dapatkan Informasi, Inspirasi dan Insight di email kamu.

Daftarkan email