Kabupaten Bandung, Media Sakti.id,- Pemerintahan Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung Jawa Barat menggelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan yang di laksanakan di ruang aula Kantor Kecamatan Cicalengka, di hari Jum’at ( 02/02/2024).
Dalam acara musrembang ini dihadiri oleh para SKPD, Forkopincam, Anggota DPRD Dapil IV, Tokoh Masyarakat, TP-PKK, serta para stakeholder dan yang lainnya di wilayah Pemerintahan Kecamatan Cicalengka. Kab Bandung Jawa Barat.
Dalam kegiatan Musrenbang merupakan agenda tahunan yang di mana semua stakeholder bertemu untuk mendiskusikan dan mengusulkan program-program prioritas dari warga masyarakat dan sebagai salah satu tahapan dalam proses perencanaan pembangunan dengan tujuan untuk menyurpey usulan kegiatan demi untuk pendekatan dari kalangan bawah ke kalangan atas.
Dalam semua usulan bersifat tahapan, maka dari itu jangan sampai bersifat subyektifitas, apalagi jangan sampai ada yang terlewatkan, ucap Acep Ana, Anggota DPRD Kabupaten Bandung.
Tutur ucap nya subyektifitas dalam artian bukan dimaknai dengan negatif, tetapi ada garansi demi untuk memastikan bahwa usulan-usulan yang sudah melalui berbagai tahapan itu betul-betul sinergi kepada tujuan dan tepat sasaran.
Sehingga alokasi dana APBD yang sudah disiapkan dari pemerintah, betul-betul diterima oleh masyarakat sesuai kebutuhan dilapangan.
Acep ana melanjutkan, untuk musrembang kali ini harus betul-betul menghasilkan usulan prioritas karena dengan APBD Kabupaten Bandung diangka 5.4 triliun tidak akan bisa memenuhi semua kebutuhan di 31 kecamatan yang ada.
”Usulan yang urgensitasnya tinggi, maka akan kami sampaikan sesuai alokasi anggaran yang tersedia, ” tegasnya.
Ketika diluar pagu anggaran, kita DPRD kabupaten bandung akan bersikeras seoptimal mungkin untuk mengakomodir kebutuhan-kebutuhan urgent yang tidak tercover di musrembang, yaitu melalui e-pokir dewan.
” Gunakan fasilitasi e-pokir dewan sebagai bukti partisipasi masyarakat, karena komunikasi kita sebagai anggota dewan dengan warga sangat terbatas, sehingga tidak bermakna subyektifitas juga, ” imbuhnya.
Selain itu juga bagi, masyarakat hendaknya proaktif dalam melakukan pengajuan melalui jalur e-pokir, sebagai salah satu bukti partisipasi dari masyarakat.
Masih kata Acep Ana, pada tahun 2024 ini setiap kecamatan di kabupaten bandung mendapatkan bantuan senilai 100 juta untuk sapras, dan khusus kecamatan cicalengka mendapatkan lagi tambahan alokasi sebesar 200 juta. Anggaran tersebut sudah ketok palu, yang akan dicairkan di tahun ini, ” pungkas Acep Ana, sang politisi PKB.
Asep m























