Beranda Regional Priangan Timur Swadaya Warga Cisadap Gandakan Panjang Jalan Desa dari 200 Jadi 665 Meter

Swadaya Warga Cisadap Gandakan Panjang Jalan Desa dari 200 Jadi 665 Meter

353

Ciamis , Mediasakti.id ,-

Semangat gotong royong warga Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis, patut menjadi teladan. Melalui kerja sama dan partisipasi masyarakat, pembangunan jalan poros kampung di wilayah tersebut berhasil melebihi target yang telah direncanakan dalam program Dana Desa (DD) tahap II tahun 2025.

Pembangunan jalan poros yang menghubungkan Kampung Tarikolot dengan Dusun Cibenying Cibungkul ini awalnya direncanakan hanya sepanjang 200 meter dengan lebar 2,5 meter. Anggaran yang digunakan berasal dari Dana Desa tahap II tahun 2025. Namun, berkat semangat swadaya masyarakat, panjang jalan yang berhasil dibangun kini mencapai 665 meter.

Kepala Desa Cisadap H. M. Muslih menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan dan keterlibatan masyarakat yang luar biasa dalam pembangunan infrastruktur desa tersebut.

“Dengan anggaran yang terbatas, awalnya kami hanya mampu membangun sepanjang 200 meter. Tapi alhamdulillah, berkat swadaya murni masyarakat sepanjang 465 meter, pembangunan bisa dilanjutkan hingga mencapai 665 meter. Ini bukti nyata semangat gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat Desa Cisadap,” ujarnya. Selasa, 21/10/2025

Menurutnya, swadaya yang diberikan masyarakat tidak hanya berupa tenaga, tetapi juga bahan material dan dukungan logistik, yang semuanya dilakukan secara sukarela. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran warga untuk ikut membangun desa sudah tumbuh kuat.

Pembangunan jalan poros ini memiliki arti penting bagi masyarakat sekitar. Jalan tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan antar dusun dan menjadi akses penting bagi warga dalam beraktivitas sehari-hari, baik menuju lahan pertanian, sekolah, maupun pasar.

“Dulu kalau musim hujan, jalan ini susah dilewati karena licin dan berbatu. Sekarang sudah jauh lebih baik, kendaraan bisa lewat dengan mudah,” kata salah satu warga setempat yang ikut bergotong royong.

Dengan kondisi jalan yang kini lebih baik, warga berharap roda perekonomian desa semakin berputar lancar. Mobilitas warga meningkat, hasil pertanian lebih mudah diangkut, dan interaksi sosial antar dusun pun menjadi lebih intens.

H. M. Muslih juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari komitmen pemerintah desa dalam mengelola Dana Desa secara transparan dan tepat sasaran. Ia berharap, semangat swadaya masyarakat seperti ini dapat terus tumbuh di berbagai kegiatan pembangunan lainnya.

“Kami dari pemerintah desa sangat berterima kasih atas partisipasi masyarakat. Dana Desa adalah stimulan, tapi kekuatan utamanya tetap ada di kebersamaan dan gotong royong warga. Tanpa itu, hasilnya tidak akan seperti sekarang,” tambahnya.

Ke depan, Pemerintah Desa Cisadap berencana melanjutkan pembangunan jalan hingga ke wilayah yang belum terjangkau, dengan tetap mengedepankan prinsip partisipasi dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui semangat kolektif ini, Desa Cisadap berharap dapat menjadi desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing — membuktikan bahwa dengan niat baik dan kebersamaan, keterbatasan anggaran bukanlah penghalang untuk membangun. Pungkasnya. ( Dods ).