Beranda Regional Priangan Timur Gotong Royong Warga Imbanagara Raya : Bukti Nyata Kebersamaan yang Tak Luntur...

Gotong Royong Warga Imbanagara Raya : Bukti Nyata Kebersamaan yang Tak Luntur oleh Waktu

189

Ciamis , Mediasakti.id ,-

Semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat Desa Imbanagara Raya, Kecamatan Ciamis. Di tengah kesibukan dan perkembangan zaman yang serba cepat, warga Dusun Majalaya membuktikan bahwa nilai kebersamaan tidak pernah pudar. Baru-baru ini, mereka bersama pemerintah desa turun langsung memperbaiki jalan dan gorong-gorong yang rusak akibat musibah, sebuah tindakan nyata yang menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (24/10) pagi dan diikuti oleh puluhan warga bersama aparat desa. Perbaikan jalan tersebut merupakan respons cepat atas kerusakan yang cukup parah pada jalur utama dusun, yang menjadi akses vital bagi masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Kepala Desa Imbanagara Raya, H. Abdul Kodir, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas perbaikan infrastruktur, tetapi juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali tradisi Jumat Bersih dan kerja bakti di masyarakat, sebagaimana yang telah dianjurkan oleh Bupati Ciamis.

“Alhamdulillah, walaupun kegiatan gotong royong sempat menurun, masyarakat kami masih peduli. Mereka turun langsung membantu, baik tenaga, material, maupun konsumsi,” ujar H. Abdul Kodir di sela kegiatan.

Menurut beliau, semangat kebersamaan ini menjadi bukti bahwa warga Imbanagara Raya memiliki rasa tanggung jawab sosial yang tinggi. Dalam kegiatan tersebut, warga tidak hanya menyumbangkan tenaga, tetapi juga secara swadaya memberikan dukungan material seperti pasir, semen, dan makanan untuk para pekerja. Sejumlah pengusaha lokal, termasuk pengusaha material dan pengusaha kerupuk di wilayah tersebut, turut berpartisipasi dalam membantu proses perbaikan.

Menariknya, proyek perbaikan jalan ini sebenarnya sudah tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa tahun 2026. Namun karena sifatnya mendesak, pemerintah desa bersama masyarakat memutuskan untuk tidak menunggu tahun anggaran berikutnya.

“Kalau kami menunggu RKP tahun depan, akses warga bisa terputus. Karena itu kami berinisiatif untuk melaksanakannya sekarang, dengan mengandalkan gotong royong dan kolaborasi,” jelas H. Abdul Kodir.

Langkah cepat ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga merasa bangga bisa ikut ambil bagian dalam kegiatan yang membawa manfaat langsung bagi lingkungan mereka. Selain memperbaiki infrastruktur, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antarwarga dan memperkuat rasa memiliki terhadap desa.

“Dengan kebersamaan, semua masalah bisa terasa ringan. Kami berharap semangat gotong royong ini terus hidup dan menjadi budaya yang diwariskan ke generasi muda,” tambah H. Abdul Kodir.

Pemerintah Desa Imbanagara Raya juga berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial semacam ini agar dapat menjadi agenda rutin. Menurut H. Abdul Kodir, gotong royong tidak hanya berguna untuk pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sosial dan moral masyarakat.

Kegiatan di Dusun Majalaya ini menjadi contoh nyata bahwa kebersamaan dan kepedulian masih menjadi nilai luhur masyarakat Imbanagara Raya. Di tengah tantangan modernisasi, mereka tetap menjaga tradisi luhur bangsa Indonesia—gotong royong—sebagai fondasi utama dalam membangun desa yang maju, bersih, dan harmonis. ( Dods ).