Beranda Regional Priangan Timur Bertahan Tanpa Anggaran, TPS 3R Kartini Ciamis Jadi Bukti Kekuatan Kesadaran Masyarakat

Bertahan Tanpa Anggaran, TPS 3R Kartini Ciamis Jadi Bukti Kekuatan Kesadaran Masyarakat

39

Ciamis, Mediasakti.id ,-

Di tengah ketiadaan bantuan biaya operasional dari pemerintah, Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Kartini di Desa Imbanagara Raya, Kecamatan Ciamis, tetap bertahan dan konsisten mengelola sampah berbasis masyarakat.

Keberadaan TPS 3R Kartini bahkan menjadi perhatian dalam kegiatan monitoring dan pendampingan pengelolaan persampahan yang melibatkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis, Kamis, 18/6/2026.

Direktur TPS 3R Kartini, Aan Samsiah, menegaskan, keberlangsungan pengelolaan sampah selama ini tidak ditopang oleh anggaran pemerintah, melainkan oleh kepedulian dan kesadaran masyarakat yang terus dijaga bersama para relawan.

“Yang terpenting bagi kami bukan hal yang muluk-muluk. Kami ingin tetap konsisten menjaga lingkungan di Desa Imbanagara Raya,” ujar Aan.

Setiap Kamis, para relawan lingkungan secara rutin mengangkut sampah residu dari rumah warga, sekolah hingga warung untuk kemudian dipilah dan dikelola di TPS 3R Kartini. Sampah yang masih memiliki nilai ekonomis dimanfaatkan kembali melalui sistem bank sampah.

Tak hanya mengandalkan semangat gotong royong, TPS 3R Kartini juga telah menerapkan sistem digitalisasi. Seluruh data timbangan dan jenis sampah yang masuk tercatat secara otomatis melalui aplikasi, termasuk jumlah sampah plastik yang berhasil dikumpulkan setiap bulan.

Saat ini tercatat sebanyak 303 warga aktif menjadi nasabah bank sampah dengan seluruh data yang telah terintegrasi secara digital. Pengelolaan tersebut dijalankan oleh 22 pengurus dan relawan lingkungan yang bekerja secara swadaya.

Aan mengungkapkan, hingga saat ini TPS 3R Kartini dan bank sampah yang dikelola masyarakat tidak menerima bantuan biaya operasional dari pemerintah.

“TPS 3R maupun bank sampah ini tidak memiliki biaya operasional dari pemerintah. Semua berjalan murni dari kesadaran masyarakat. Karena itu kami berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan terus meningkat agar gerakan peduli lingkungan ini tetap eksis,” tegasnya.

Ketahanan TPS 3R Kartini menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah tidak selalu bergantung pada anggaran pemerintah. Di Imbanagara Raya, kepedulian warga dan semangat gotong royong justru menjadi kekuatan utama yang membuat gerakan lingkungan tersebut tetap hidup dan berkembang. ( Dods ).