Pangandaran, Mediasakti.id ,–
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati Milangkala atau Hari Jadi Kabupaten Pangandaran ke-14, pada Minggu, 25 Oktober 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pangandaran, Citra Fitriami, menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian saat ini, tetapi juga mempersiapkan generasi penerus untuk menghadapi masa depan.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa membangun Pangandaran bukan sekadar menyiapkan kisah-kisah untuk hari ini, melainkan juga menyiapkan generasi yang akan membawa daerah tersebut menuju masa depan yang lebih baik.
“Pangandaran lahir dari perjuangan panjang dan cita-cita besar masyarakat untuk memiliki daerah sendiri, dengan pelayanan yang lebih dekat, pembangunan yang lebih merata, dan kesejahteraan yang lebih baik,” ungkapnya.
Pada momentum bersejarah tersebut, Citra Fitriami juga menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada para tokoh presidium, para pemimpin terdahulu, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan perjuangan dan pengabdiannya bagi Kabupaten Pangandaran.
Menurutnya, berbagai capaian yang dinikmati masyarakat saat ini tidak terlepas dari jasa dan kerja keras para pendahulu. Oleh karena itu, menjaga dan melanjutkan cita-cita besar pembentukan Kabupaten Pangandaran merupakan tanggung jawab bersama.
“Empat belas tahun tentu telah membawa banyak perubahan. Pangandaran terus tumbuh, membangun, dan berbenah. Perjalanannya tidak selalu mudah, tetapi setiap tantangan telah menjadi bagian dari proses kita untuk semakin dewasa sebagai daerah,” tuturnya.
Indikator Pembangunan Menunjukkan Perkembangan Positif
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa berbagai indikator pembangunan Kabupaten Pangandaran menunjukkan perkembangan yang positif.
Berdasarkan data tahun 2025 yang disampaikan dalam sambutannya, pertumbuhan ekonomi Pangandaran mencapai 5,64 persen. Sementara itu, angka kemiskinan menurun menjadi 8,03 persen, tingkat pengangguran terbuka berada pada angka 1,91 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 71,66.
Capaian tersebut, menurut Bupati, patut disyukuri. Namun, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari angka statistik maupun laporan pemerintah. Hal yang lebih penting adalah sejauh mana hasil pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Karena itu, arah pembangunan Kabupaten Pangandaran akan terus difokuskan pada berbagai sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga penguatan ekonomi daerah.
Pendidikan Karakter untuk Generasi Masa Depan. Dalam bidang pendidikan, Bupati juga menyoroti pentingnya pembentukan karakter generasi muda melalui program Pendidikan Karakter Melesat. Program tersebut diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, akhlak yang baik, kepedulian, serta kecintaan terhadap lingkungan dan tanah air sejak dini.
Bupati berharap, anak-anak Pangandaran tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kepedulian sosial, serta rasa tanggung jawab terhadap sesama.
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam mempersiapkan masa depan Kabupaten Pangandaran. Generasi muda harus mendapatkan pendidikan yang mampu membentuk kecerdasan sekaligus memperkuat nilai moral dan tanggung jawab sosial.
Peringatan Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran menjadi momentum untuk mengenang perjuangan pembentukan daerah, mengevaluasi perjalanan pembangunan, sekaligus memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam melanjutkan cita-cita bersama.
Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, pembangunan Pangandaran diharapkan semakin merata, kesejahteraan masyarakat terus meningkat, serta generasi penerus mampu melanjutkan pembangunan daerah menuju masa depan yang lebih baik.
(Toni.T).























