Beranda Kesehatan Untuk Capai Target Vaksinasi Lurah Kota Wetan Door to Door Hingga Jemput...

Untuk Capai Target Vaksinasi Lurah Kota Wetan Door to Door Hingga Jemput Penyandang Disabilitas

481

Kabupaten Garut, Mediasakti.id,- bersama tiga pilar Bhabinsa,dan Babinkantibmas pemerintah kelurahan Kota Wetan kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut tiada henti gencar terus lakukan kegiatan vaksinasi.

Seperti hari ini Rabu di adakan penyisiran dengan cara door to door ke rumah warga Sampai jemput bola bagi warga penyandang Disabilitas (tunanetra). Sontak dikunjungi untuk dilakukan vaksinasi baik dari dosis 1 sampai ke dosis 3.Demikian hal itu dikatakan Kepala Kelurahan Kota Wetan Kecamatan Garut Kota Galih Mawariz kepada wartawan disela kegiatan vaksinasi door tu door. Rabu (16/3/2022)

Ia menjelaskan, hari ini kita mengadakan penyisiran door to door ke beberapa tempat pemukiman warga guna melaksanakan vaksinasi terhadap warga yang belum dan atau menindak lanjuti dari dosis 1, 2 Sampai kepada dosis 3″, jelas Galih

Untuk kegiatan hari ini ada 2 lokasi yaitu RW 2 dan RW 21 yang kita datangi berikut dengan warga penyandang Disabilitas dan tunanetra kita vaksin,dan kita memberikan pelayanan kepada mereka agar tidak sampai terganggu dalam beraktivitas”, lanjutnya

“Alhamdullillah vaksin dosis 1 – 2 sudah hampir mencapai 100%. Namun kalau untuk dosis 3 bisa dikatakan nilainya masih rendah sekitar ada 60%. Karena mungkin,untuk melaksanakan dosis 3 itu adanya jeda waktu jadi memang masih rendah”ungkapnya

Terkait dengan pelaksanaan vaksinasi bagi disabilitas dan tunanetra, Kepala Puskesmas PKM Guntur Hj,Lia turut menyampaikan,kalau untuk warga penyandang Disabilitas itu harus dilayani dengan jemput bola,vaksin kita datangi ke rumah nya. Selain itu juga kita memperlakukan pelayanan baik untuk semua golongan umur termasuk penyandang disabilitas”ujar Lia

Apalagi yang sekarang tunanetra itu kelompok beresiko. Kenapa? Karena mereka yang datang dipijat itu khawatir membawa virus, mereka pada saat dipijat kan tidak menunjukkan identitas bahwa, mereka sudah dipatenkan otomatis. Mereka itu menjadi salah satu orang yang beresiko tertular nya besar. Sehingga diupayakan semua yang menyandang disabilitas mendapatkan vaksinasi lengkap dosis 1,2, dan dosis 3″terang nya

Pelayanan terhadap penyandang Disabilitas tentu berbeda, khususnya mereka tidak datang ke tempat pelayanan tapi, kami yang datang itu,dan hal itu merupakan salah satu perlakuan khusus untuk penyandang disabilitas”pungkasnya. Red A 03.