Tasikmalaya, mediasakti.id,- Guna mencetak Guru Pendidikan Agama Islam yang Unggul dan Profesional, Seksi PAIS Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya Gelar Pembinaan dan Pembekalan Pendidikaan Profesi Guru (PPG) PAI di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya,
Kegiatan ini diapresiasi oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kankemenag Kab. Tasikmalaya, H. Dedi Anwar Muhtadin,M.Pd.I karena dapat meningkatkan Kualitas Guru PAI yang profesional.
“Saya mengaprsiasi terhadap kegiatan yang dilakasankan pada hari ini mudah-mudahan tujuan daripada kegiatan ini betul-betul menjadikan kita sebagai guru profesional, Pendidikan Profesi Guru (PPG) PAI merupakan sebuah program yang sangat penting dalam dunia pendidikan terutama bagi calon tenaga pendidik yang diwajibkan untuk mengikuti kegiatan ini.” Ujarnya.
Ada pun harapan yang disampaikan H. Dedi bahwa peserta yang lulus PPG PAI dapat menjadi guru yang dapat memberikan kontribusi terbaik bagi sekolah, guru yang lain mau pun siswanya.
“Kami berharap peserta yang lulus dan memiliki sertifikat pendidik bisa memberikan kontribusi, berkarya berinovasi, dan bisa memberikan perubahan ketika kembali ke Sekolah karena sudah dianggap sebagai guru profesional, bisa membuka pikiran anak didik menjadi pemikiran yang kritis, bisa mendidik agar anak dapat merespon ajaran-ajaran yang diterima, mendidik anak supaya berani menyampaikan pendapatnya, mampu berkomunikasi dan berkolaborasi menyampaikan ide dan pendapatnya untuk bekerjasama menyelesikan permasalahan-permasalahan, mampu membuka kreasi anak, mampu menguasai IT guna menyerap informasi, mampu memahami kondisi yang ada, berhasil dalam mengiasai pembelajaran.” Harapnya.
Menurut Umar Faruq, dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta yang mengikuti PPG PAI berjumlah 52 orang pada gelombang I dan 5 orang pada gelombang II.
“Perlu saya sampaikan bahwa pada Tahun 2022 sedang berlangsung pendidikan profesi guru PAI secara daring. Dan alhamdulillah, Kab. Tasikmalaya ini mengikut sertakan 52 orang peserta PPG PAI yang semuanya mengikuti di UIN Maulana Malik Ibrahim , Malang. Dan Insya Allah pada akhir bulan Juli ini, ada ujian pengetahuan yang merupakan penentuan lulus tidaknya peserta PPG selama beberapa bulan. Ada pun gelombang kedua yang diikuti 5 orang Guru PAI asal Kabupaten Tasikmalaya, yang 4 peserta mengikuti di UIN Saepudin Zuhri, Puwakerto dan 1 orang peserta mengikuti di UIN Kalijaga, Yogyakarta.” Tuturnya.
(Joko-kemenag)























