Beranda Nasional Nusantara Komite OSIS Nasional Latih Guru SMP se-Gowa

Komite OSIS Nasional Latih Guru SMP se-Gowa

41

Gowa, Sulawesi Selatan, Mediasakti.id ,-

Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Komite OSIS Nasional Indonesia menggelar pelatihan bagi kepala sekolah, guru pembina OSIS, dan perwakilan siswa SMP se-Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, di Aula SMPN 1 Bajeng, Kecamatan Bajeng, Senin (27/7/2026).

Pelatihan bertema “Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi” ini merupakan hasil kolaborasi Komite OSIS Nasional Indonesia dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), LPDP, dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Gowa.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam pembinaan organisasi siswa, penguatan pendidikan karakter, serta pengembangan kepemimpinan peserta didik.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite OSIS Nasional Indonesia, Ahmad Wahyu Saputra, mengatakan pelatihan ini merupakan komitmen organisasi dalam mencetak pembina OSIS yang profesional, berintegritas, dan mampu menanamkan nilai-nilai antikorupsi di lingkungan sekolah.

“Melalui pelatihan ini kami berharap para tenaga pendidik dan pengurus OSIS mampu membimbing peserta didik menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, serta berkomitmen memberantas korupsi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara transparan dan akuntabel.

“Dana BOS adalah amanah yang harus dikelola secara baik, terbuka, dan bertanggung jawab demi mendukung kesejahteraan guru serta peningkatan kualitas pendidikan bagi siswa,” katanya.

Selain penyampaian materi, peserta mengikuti diskusi, studi kasus, dan praktik penyusunan program kerja pembinaan OSIS yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan Komite OSIS Nasional Indonesia menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan kualitas guru dan siswa di Kabupaten Gowa.

“Ini kesempatan yang sangat berharga. Semoga seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber, termasuk dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebagai upaya memperkuat budaya integritas dan antikorupsi di lingkungan pendidikan. ( Dods ).