Beranda Regional Priangan Timur Temu TPK Ciamis Jadi Momentum Perkuat Kader Lapangan

Temu TPK Ciamis Jadi Momentum Perkuat Kader Lapangan

32

Ciamis, Mediasakti.id ,-

Kehadiran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN di Kabupaten Ciamis menjadi kebanggaan sekaligus memberikan motivasi bagi para kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Selasa, 29/9/2026.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Ciamis Dr. Yoyo, M.M.Kes, mengatakan kehadiran Menteri di tengah para kader menjadi energi baru untuk meningkatkan komitmen dalam mewujudkan masyarakat Ciamis yang tangguh dan berkualitas.

“Kehadiran Bapak Menteri di tengah-tengah kami hari ini merupakan sebuah kebanggaan yang luar biasa. Kehadiran beliau memberikan kekuatan, motivasi, serta komitmen yang semakin kuat bagi seluruh kader di lapangan,” ujar Yoyo.

Ia melaporkan, kegiatan temu TPK diikuti para kader dari 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis. Menurutnya, para kader tersebut merupakan garda terdepan yang bekerja langsung di tengah masyarakat.

TPK memiliki peran penting dalam pendampingan keluarga, mulai dari pendataan, pemantauan kondisi keluarga, hingga pengawalan terhadap kelompok sasaran yang membutuhkan perhatian khusus.

Yoyo menjelaskan, pelaksanaan tugas di lapangan melibatkan tiga unsur utama, yakni kader yang melakukan pendataan dan pemantauan keluarga, tenaga kesehatan yang mendukung pemeriksaan serta penanganan klinis, dan kader pemberdayaan masyarakat yang menggerakkan masyarakat dalam mendukung program kesehatan serta pembangunan keluarga.

“Komitmen kami adalah terus melakukan pendampingan dan mempercepat penanganan melalui siklus kehidupan, mulai dari masa kehamilan, kelahiran, hingga tahapan kehidupan berikutnya,” katanya.

Ia juga menyinggung penguatan program tahun 2026, termasuk pendampingan terhadap kelompok sasaran melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Pelaksanaan program tersebut, kata dia, terus dipantau dan dievaluasi secara berkala dengan mengacu pada data di tingkat desa.

Namun, Yoyo mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan pendataan dan pelaporan di lapangan, terutama pada wilayah yang mengalami keterbatasan jaringan atau blank spot.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pencatatan secara manual tetap dilakukan sebagai bagian dari mekanisme pelaporan agar data tetap terdokumentasi dan dapat direkap secara berkala.

“Kami menyadari masih terdapat tantangan dalam pelaksanaan di beberapa wilayah, khususnya daerah blank spot. Karena itu, pencatatan manual tetap dilakukan untuk menjaga akuntabilitas pelaporan data,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga memohon arahan dan motivasi dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN untuk memperkuat operasional dan strategi pendampingan keluarga di Kabupaten Ciamis.

“Harapan kami, arahan dari Bapak Menteri dapat menjadi tambahan kekuatan bagi kami untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan strategi pendampingan keluarga di lapangan,” pungkas Yoyo. ( Dods ).