Beranda Regional Priangan Timur Warga Desa Wanakerta Keluhkan Proyek Hotmix Jalan Desa yang Diduga Tidak Sesuai...

Warga Desa Wanakerta Keluhkan Proyek Hotmix Jalan Desa yang Diduga Tidak Sesuai Spek

941

Garut, Mediasakti.id,– Pembangunan Proyek Hotmix Jalan Desa di Kampung Babakan Kandang RW 16, Desa Wanakerta, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dikeluhkan salah satu warga karena Diduga Tidak Sesuai Spek.

Proyek Infrastruktur Hotmix Jalan Desa tersebut bersumber dari anggaran Dana Desa sebesar Rp.270.313.000, dengan Volume 616×2,5x 0,04 M dan pengerjaannya dilakukan oleh Pihak Ketiga.

Salah satu Warga bernama Agus mengatakan, ” Saya sebagai warga sangat menyayangkan dan sangat mengecewakan, dengan apa yang diterapkan dengan anggaran yang begitu besar Rp.270 juta sekian , yang Saya lihat di lokasi ternyata kualitas yang digunakan kurang memadai dan setelah di cek juga aspalnya gampang dibuka oleh tangan “, ungkapnya. Rabu (12/1/2022).

Masih kata Agus, ” selain kualitasnya tidak memadai, speknya ketebalannya juga setelah dihitung ketebalannya hanya 2 centian, artinya tidak sesuai dengan apa yang tertera di papan proyek, kalau di papan proyek tertera 4 cm, “ujarnya.

Terkait hal tersebut, Agus selalu warga Desa Wanakerta akan melaporkan dan menembuskan pertama ke Polres, Kejaksaan, dan Bupati, serta ke Inspektorat.

” Saya akan melaporkan dan menembuskan terkait ini ke pertama ke Polres, kejaksaan, Bupati, dan Inspektorat, kalau masyarakat yang disini tidak tau dengan spek dan apa apanya, mereka hanya tau aspal hitam. “, ucapnya.

” Jadi kita bukannya mau mengkritik atau menjatuhkan, tapi disini kita ingin membangun bersama, tidak ada itikad Kami untuk menjatuhkan salah satu pimpinan Kami dalam hal ini Kepala Desa dan lainnya, tapi disini Kami ingin adanya keterbukaan dan kami juga ingin Infrastruktur itu betul-betul bisa menikmati dan bisa digunakan untuk masyarakat aktivitas, jangan sampai baru beberapa bulan jalan sudah rusak Kembali “, tandasnya.

Di tempat terpisah Kepala Desa Wanakerta Sunar Kawan memberikan tanggapan terkait dengan adanya komplain atau keluhan salah satu warganya. Dan Ia menjelaskan, bahwa jalan itu adalah jalan penghubung ke Desa Wisata yang ada di Wanakerta.

” jadi jalan itu sudah dirabat sekitar tahun 2014 dan sudah rusak, dan jalan itu menuju ke Wisata Desa Wanakerta yakni Wisata agro, jadi semua tanaman akan ada di daerah itu, memang hasil Musrenbang tahun 2021 itu rencananya 1100 meter atau 1 kilo lebih, tapi karena Covid-19 akhirnya dananya tinggal Rp.270 juta yang hanya mampu meng Hotmix sepanjang 610 meter “, ujarnya.

Dan tanggapan terkait komplain berupa Video aspal yang gampang mengelupas itu, Sunar Kawan menjelaskan, ” kalau menurut Saya, Ya berterima kasih itu sebagai kontrol masyarakat, tapi barangkali Saya kurang setuju kalau sampai dikorek seperti itu, karena yang punyak hak atau kewajiban untuk mengaudit itu kan inspektorat, jadi kalau memang aspalnya belum merekat itu karena sifat dari aspal seperti itu, dan Hotmix seperti itu, tidak bisa satu hari melekat pada dasar.

” Sifat aspal memang seperti itu tidak bisa melekat ke dasar atau basicnya dalam satu hari, apalagi sekarang ini musim hujan, aspal itu bisa merekat apabila sudah meleleh baru nempel ke dasarnya “, imbuhnya.

” Saya menyaksikan waktu perekatan, di awal pembangunan, karena ketika ada pembangunan itu disaksikan oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD, dan sebagian masyarakat, ada juga RT dan RW, termasuk ketebalan diperlihatkan oleh Pelaksananya “,pungkas Kades Wanakerta.

(Red@03)

Terimakasih telah membaca Mediasakti.id                 Dapatkan informasi inspiratif dan insight di e-mail kamu

Daftarkan e-mail