Beranda Regional Bandung Raya Kreativitas Seni Lukis PJS Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Ibun dan Kepala...

Kreativitas Seni Lukis PJS Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Ibun dan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Solokan Jeruk

920

Bandung, Mediasakti.id. Kreativitas hebat datang dari PJS Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Ibun, Pasalnya Kepala sekolah yang kreatif jarang kita temukan yang berani turun langsung, guna membenahi lingkungan sekolah. (19/01/2022)

Salah satu tempat – tempat yang kami kunjungi adalah di SMP Negeri 1 Ibun Dan SMP Negeri 1 Solokan Jeruk. Seorang Kepala Sekolah yang sering di sapa Kang Dedi Subarna S.pd unjuk gigi dengan memamerkan karya-karya lukisannya di pelataran sekolah SMP Negeri 1 Ibun dan SMP Negeri 1 Solokanjeruk, kab Bandung.

Bermodalkan cat air, akrilik, dan kuas, Kepala Sekolah ini menyulap pelataran sekolah menjadi “galeri seni”.

Melalui kreasi ini, Dedi Subarna coba menggalakan semangat perjuangan para guru melawan virus korona, yang sudah berbulan-bulan menerpa Indonesia. Hal ini tersirat dari tulisan ‘Save Our Education’ yang disejajarkan dengan lukisan wajah siswa-siswi dengan mengenakan masker.

Proses kreatif ini sebagian besar dikerjakan oleh dirinya sendiri. Namun, dalam beberapa momentum, ia juga melibatkan beberapa siswa-siswinya, dan juga para guru serta penjaga sekolah.

” kita sulap pelataran sekolah ini jadi galeri seni. Tempat ini juga merupakan wadah siswa-siswi kami memajang karya,” ungkap Dedi

Pria yang juga merupakan PJS Kepala Sekolah SMPN 1 Ibun dan Kepala Sekolah SMPN 1 Solokan Jeruk ini nampak berseri-seri saat memamerkan deretan karyanya. Ia menggelar pameran ini di tengah kegiatan belajar jarak-jauh yang dilakukannya sebagai guru sekolah. Ia menyebut pameran ini sebagai ajang refreshing di sela-sela kesibukannya mengajar.

Lebih dalam mengenai karya, puluhan gambar yang dipamerkan mayoritas bertema pandemi korona. Ya, sebut saja barisan siswa-siswi bermasker, lukisan dengan medium pensil kertas yang menampilkan potret seorang siswi dengan menggunakan masker, Lukisan bernuansa Alami.

Ia menyebut di balik karya yang dipamerkannya, terselip makna perlawanan menghadapi situasi pandemi. Aplikasi perlawanan yang dimaksud berupa semangat belajar dan berkarya walau untuk saat ini ia tidak bisa berkumpul dengan banyak muridnya seperti biasa. Seluruh karya dibuat dengan alat sederhana. Menurut Dedi, semua bahan baku bisa jadi media lukis dengan tetap memperhatikan estetikanya.

Lebih lanjut lagi, Dedi merasa sangat senang, karena dukungan dari beberapa pihak seperti rekanan guru, seniman, dan siswa-siswinya, pameran ini dapat terlaksana. Sebetulnya, ia ingin melibatkan karya para siswanya dalam menggelar pameran. Namun karena keterbatasan akses selama pelajaran jarak jauh, hal tersebut belum dapat terlaksana.

“Inginnya karya selama pembelajaran jarak jauh itu dipamerin. Nanti mungkin, setelah pameran personal sebagai guru dan pelukis,” katanya.

( Deden )

Terimakasih telah membaca Mediasakti.id                 Dapatkan informasi inspiratif dan insight di e-mail kamu

Daftarkan e-mail