Beranda Regional Jabodetabek Danrem 061/Sk Didampingi Ketua Persit KCK Berbagi Kasih Tiga Ton Beras dan...

Danrem 061/Sk Didampingi Ketua Persit KCK Berbagi Kasih Tiga Ton Beras dan Tali Asih Kepada 300 Santri Pesantren As-Salafiah Al-Karimah Kabupaten Bogor

459

Kabupaten Bogor, Mediasakti.id – Sebanyak tiga ratus Santri di Pondok Pesantren As-Salaffiah Al-Karimah, yang dipimpin langsung oleh ustadz Achmad Junaidi mendapatkan santunan tali asih, adapun bantuan sembako yang diberikan berupa beras sebanyak 3 ton.

Kemudian perlengkapan makan seperti halnya piring, mangkok dan cangkir keramik sebanyak 450 buah, langsung diberikan Korem 061/Sk dan juga Yayasan Budha Tzu Ci Kota Bogor.

Bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Komandan Korem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. Kepada para santri dan Ketua Yayasan, Jum’at 21 Januari 2022.

Selain memberikan bantuan, kunjungan Danrem ke Pondok Pesantren tersebut, untuk menjalin silahturahmi kepada para pengurus ponpes dan Ketua Yayasan serta kepada para santri.

Dimana pada kegiatan berbagi kasih yang ke-52 kalinya, yang dilaksanakan langsung oleh Brigjen TNI Ahmad Fauzi selama ia menjabat sebagai Komandan Korem 061/Suryakancana, yang digelar di seluruh wilayah jajaran Korem 061/Sk, diantaranya ;

*) Kota Bogor.
*) Kabupaten Bogor.
*) Kota Sukabumi.
*) Kabupaten Sukabumi.
*) Cianjur.

Pada kesempatan tersebut, Danrem juga menyampaikan kepada para santri, bahwa saat ini TNI Angkatan Darat memiliki program dalam perekrutan personil TNI-AD, dirinya mengatakan, TNI-AD membuka pendaftaran untuk calon Tamtama Prajurit Karier (PK) Tahun Anggaran 2022.

Rekrutmen dikhususkan untuk santri dan lintas agama. Dimana para santri yang dapat diterima menjadi Prajurit TNI-AD salah satunya yaitu hafiz Qur’an. Terkait alasan membuka pendaftaran melalui jalur pondok pesantren (santri) lintas agama,

Menurut Danrem, hal ini disampaikan, dikarenakan mereka yang pernah menimba ilmu sebagai santri tentunya sudah terjaga masalah akhlak, serta sudah terdidik mengenai keagamaannya saat belajar di pesantren, tuturnya.

Jadi prajurit TNI AD yang memiliki latar belakang santri dan juga lintas agama, memiliki akhlak dan tingkah laku yang baik, sehingga mampu mengamalkan Delapan Wajib TNI, Sapta Marga, dan Sumpah Prajurit secara benar di lapangan.

Kemudian Ia juga menjelaskan bahwa saat ini Negara dalam hal ini TNI-AD menginginkan peran serta para santri untuk bersama-sama menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, salah satunya dengan menjadi anggota TNI-AD. Jadi bagi para santri yang ingin bergabung atau menjadi bagian dari TNI-AD bisa mendaftarkan diri, atau bisa meminta arahan dari Babinsa, jelas Komandan Korem 061/Sk.

”Kesempatan untuk menjadi sukses adalah milik siapapun, hanya saja, kita harus belajar yang rajin, tekun beribadah dan berdo’a serta mengikuti nasehat yang baik dari para pembimbing maupun orang tua,” ujar Danrem.

”Kalian adalah generasi penerus Bangsa, yang akan melanjutkan estafet Kepemimpinan dalam menjaga serta memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa,” tutupnya.(Jp/Red)

Terima kasih telah membaca Mediasakti.id
Dapatkan Informasi, Inspirasi dan Insight di email kamu.

Daftarkan email