Beranda Kesehatan Melonjaknya Kasus Covid 19, Bupati Garut Akan Evaluasi dan Gelar Vaksin di...

Melonjaknya Kasus Covid 19, Bupati Garut Akan Evaluasi dan Gelar Vaksin di Tempat Interaksi Tinggi

580

Garut, Mediasakti.id,– Unsur Forkopimda Garut diantaranya, Bupati Garut, Kapolres Garut, Dandim 0611/Garut, Dan Denpom/Garut, dan lainnya telah melaksanakan video Com (Vidkom) bersama Presiden RI yang berkaitan dengan vaksinasi, bertempat di ruang Kelas SDN1 Tarogong Gentra Masekdas Jl Suherman No 10 Tarogong Kec. Tarogong Kidul Garut.

Bupati Garut H Rudy Gunawan menyampaikan, “Jadi kita ini sekarang akan menaikkan lagi tensi, tensi dosis 2, jadi dosis 2 itu akan kita kejar sampai dengan, sama dengan 1, kan kita sudah menuju sekitar 90%, dan dosis 2 hari ini sekitar 50% kita naikin terus secepatnya dan kita akan gencarkan yang mudah – mudahan minggu depan, TNI – Polri dan juga Pemerintah Daerah akan memberikan satu perangsang lagi terutama lansia.

Lansia yang dosis 2 itu akan kita kasih minyak goreng ya, minggu depan lah semua dari satgas Covid – 19″ terang Rudy kepada Wartawan saat ditemui usai melaksanakan vidkom diruang kelas SDN Tarogong 1 Gentra Masekdas Jl Suherman No 10 Tarogong Kec Tarogong Kidul Garut.Jumat (18/2/2022).

Jadi perintah dari Bapak Presiden itu hanya 2 yang ke 1. segera Pemerintah Daerah,TNI dan Polri melaksanakan vaksinasi semaksimal mungkin di dosis 2, nah di dosis 3 tadi Bapak Presiden meminta supaya dilakukan di tempat-tempat yang interaksinya tinggi. Mungkin, nanti kita akan menggelar, di terminal, pasar – pasar, pokoknya yang interaksinya tinggi.

Lanjut Rudy menambahkan, yang dosis 2 kita akan samakan misalkan 90 ya kita 90 juga, kalau dosis 3 nanti kan harus 6 bulan dulu, nah biarlah masyarakat yang datang ke nakes kami. Untuk dosis 2 kita di angka 88%”.

Terkait melonjaknya kasus Covid – 19 di Garut, Rudy menuturkan, “kita akan evaluasi kedepan jadi kenapa sekolah diliburkan, kita ingin mengantisipasi. Karena sekarang ini kluster itu, tapi maaf ya..misalkan salah satu pesantren mencapai angka 100 lebih, nah beberapa kluster itu adalah kluster yang banyak berkerumun sehingga anak – anak ini dosis 2 nya kan belum maksimal.

“Kalau dosis 2 sudah ada kami tidak khawatir tapi sekarang masih khawatir karena dosis dosis 2. Nah kita akan evaluasi bila mana hasil evaluasi kita memungkinkan anak untuk sekolah lagi, ya bisa sekolah lagi dengan 50% misalnya ya”

“Jadi nanti hari Kamis besok kami sudah ada keputusan, kami (satgas) akan rapat kembali untuk memutuskan tentang bagai mana PPKM ini, maksud PPKM yang menyangkut kebijakan, kegiatan pembatasan – pembatasan kegiatan masyarakat dan sekolah mau bagaimana ini. Tapi hasil kajian kita yang terkonfirmasi itu 80% nya tanpa gejala (OTG)”

Saya berharap masyarakat tetap waspada untuk menggunakan prokes, tetap dilaksanakan, menggunakan masker dan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak, yang lebih higienis.

“Tetapi yang lebih penting kata bapak presiden segera lakukan semaksimal mungkin mendapatkan sampai buster,kalau yang sudah 1 cepat 2,dan bagi yang sudah 6 bulan silahkan ke Buster”. ungkapnya.  (Red@03)