Garut, Mediasakti.id,- Gegara Puting Beliung, 31 Rumah Warga Rusak Terkena Dampak, Ketua DPC PDI P Garut Yudha Puja Turnawan berupayakan mereka dapat perhatian dari semua leadeng sektor. Termasuk intansi berikut Lembaga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut.
Selain itu, anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan yang juga Ketua Partai PDI Perjuangan Kabupaten Garut ini mengucapkan bela sungkawa, turut prihatin, dan ia memberikan bantuan kepada sejumlah warga yang terkena dampak akibat diterpa angin puting beliung yang telah terjadi pada Minggu, belum lama ini.
Saat peninjauan ke lokasi dibeberapa Rukun Warga (RW) tepat Kelurahan Ciwalen Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan didampingi oleh Kepala Kecamatan (Camat) Garut Kota, Teten Sundara, dan Kepala Kelurahan (Lurah) Ciwalen Cecep Nurdiansyah”
Awalnya, menurut Yudha Puja Turnawan mengaku, Ia sengaja turun ke lokasi setelah mendapat informasi dari beberapa media sosial (Medsos), dan berkeinginan turun ke lokasi untuk memastikan kondisi warga masyarakat yang terkena dampak musibah, sekaligus memberikan bantuan paket sembako dan uang tunai alakadarnya”tutur Yudha kepada Wartawan. Senin (04/04/2022).
Setelah melihat kondisi beberaparumah warga yang rusak akibat terkena musibah puting beliung, Yudha Puja Turnawan berharap,dibutuhkan perhatian dari intansi terkait guna untuk penanganan terhadap rumah warga yang rusak akibat musibah tersebut.
Salah satunya, masih kata Yudha,
seharusnya Tim Reaksi Cepat Bencana dari Perkim yang telah dilantik Bupati Garut belum lama ini seharusnya dalam penganan mesti cepat tanggap. Namun berdasarkan laporan informasi dari beberapa sumber ternyata yang ada itu hanya UPT saja”. tandas Yudha.
“Hanya ada pak Budi dari UPT Perkim, sedangkan asesmen rumah yang rusak bukan hanya di Ciwalen”.
Ciwalen saja dari sekian RW yang diberitakan ratusan rumah membutuhkan asesmen banyak orang. Saya berharap, Tim Reaksi Cepat Bencana Dinas Perkim ini sesuai dengan namanya harus bereaksi cepat, harus melibatkan semua unsur di Dinas Perkim untuk turun melihat langsung ke lapangan,” harapnya
Saya tidak ingin kejadian ini terjadi seperti pengalaman di Kecamatan Karangtengah bahwa, ada beberapa rumah yang tidak diusulkan karena aseasmennya tidak komprehensif. Menurut Yudha, biasanya yang langsung ke lapangan itu dari intansi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Garut”.
Ia berharap, kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Garut bahwa, Garut ini rawan bencana, dalam konteks mitigasi bencana sangat urgen, kemudian penanganan pasca bencana diluar tanggap darurat, beberapa SKPD harus dibekali juga dengan logistik yang memadai.Tentunya pasti ada untuk alokasi belanja di tiap-tiap SKPD terutama BPBD, kasihan kalau mereka saat dilapangan,” pungkas Yuda. (Red@03)























