Beranda Regional Jabodetabek Ingin Rasa Goreng Pisang dan Kopi Klotok Yogyakarta di Puncak Bogor Juga...

Ingin Rasa Goreng Pisang dan Kopi Klotok Yogyakarta di Puncak Bogor Juga Ada

981

Cisarua Kab Bogor, MediaSakti.id,- Yang ingin merasakan kopi dan pisang goreng kopi klotok yogyakarta, kini tidak perlu jauh jauh pergi ke yogyakarta, karena waroeng Kopi klotok sudah punya cabang di jalan Raya Puncak KM 7.9 No 25, kopo , cisarua , Kabupaten Bogor.

Dari pertama masuk pengunjung akan di manjakan dengan nuansa tradisional, serta menu makanan seperti makanan rumahan, waroeng kopi klotok ini selalu ramai di datangi pengunjung.

Taufik pengelola waroeng kopi klotok mengatakan, jadi apa yang di lihat disini persis yang di Yogyakarta, kopi klotok memiliki sejumlah area yang di tawarkan pengunjung, mulai dari rumah joglo hingga lesehan, dengan suasana asri dengan ikon jawa nya membuat pengunjung menikmati seperti berada di kampung halaman.

“Nah kalo kosep yang di cisarua bangunanya kekinian, kalo yang di Yogyakarta lebih ke bangunan kuno,tapi tidak mengubah konsep suasana jawa nya,” ucapnya.

Uniknya lagi, sambung dia, waroeng kopi klotok Cisarua tidak hanya menawarkan kopi saja,  sejumlah varian lainpun seperti sayur lodeh, tempe mendoan dan yang menjadi menu andalan serta jajanan favorit telur goreng Krispy.

“Dengan itu pengunjung tidak perlu menguras isi dompet lebih dalam, harga mulai dari Rp 5 ribu sampai Rp 28,5 ribu, pengunjung sudah dapat menikmati,” ungkapnya.

Menurut salah satu pengunjung waroeng kopi klotok Yudi mengatakan, suasananya mengingatkan kita sama Kampung halaman, menu makanan masakanya seperti masakan rumahan,

“Nah harga tersebut sangat terjangkau dan  makanan andalan saya tempe mendoan serta sayur lodeh,” jelasnya.

Hal senada juga di katakan Eli salah satu pengunjung yang baru pertama kali ke  waroeng kopi klotok bersama suami dan anaknya, sangat suka karena suasananya seperti di jawa.

“Masya allah ini di jawa barat tapi seperti di yogyakarta, saya suka suasananya karena saya orang jawa,” jelasnya.

Jurnalis : Sopyan Hadi.