Beranda Regional Priangan Timur Gelar Wisuda Akbar Paud Al-Qur’an, Kasi PD.Pontren : Sesuai dengan Cita-cita Kemenag

Gelar Wisuda Akbar Paud Al-Qur’an, Kasi PD.Pontren : Sesuai dengan Cita-cita Kemenag

28
0

Tasikmalaya, Mediasakti.id,- Sesuai dengan Cita-cita Kementerian Agama dalam menguatkan pendidikan Al-Qur’an melalui jalur formal, Seksi PD. Pontren Kantor Kementerian Agama Kab. Tasikmalaya bersama BKPRMI Kab. Tasikmalaya gelar Wisuda Akbar Paud Al-Qur’an se-Kabupaten Tasikmalaya untuk pertama kalinya.

Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Islamic Center, pada Kamis (23/06/2022) yang diikuti oleh 32 Lembaga se-Kabupaten Tasikmalaya dengan 341 peserta didik yang diwisuda.

Dalam sambutannya, H. Harun Harosid selaku Kepala Seksi PD. Pontren Kantor Kementerian Agama menyebutkan bahwa dibentuknya Paud Al-Qur’an ini merupakan cita-cita Kementerian Agama, kemudian dikeluarkanlah peraturan Dirjen tentang Paud Al-Qur’an, dan lembaga yang telah lama beroprasi dapat langsung diverifikasi dan diresmikan.

“Jadi dari TKI/TKA dapat langsung diverifikasi dan diberikan izin, tetapi jika ada usulan baru, ini harus melalui tahap seperti pendidikan formal lain, harus berjalan setahun/dua tahun.” Uajrnya.

Dari 54 lembaga yang telah diberikan izin oprasional, sudah 42 yang memiliki NPSN, namun belum seluruh siswa yang dapat diberikan NISN karena ada beberapa kesalahan seperti NIK yang tidak sesuai, usia dibawah 4 tahun, dan usia diatas 7 tahun sesuai dengan peraturan pendidikan prasekolah.

Ada pun keputusan Dirjen di awal April, ada dua jenis pendidikan Al-Qur’an yaitu Paud Al-Qur’an dan Rumah Tahfidz Qur’an pendiriannya dimonatorium sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Kita terus berdiskusi dengan Kasubdit, bahwa apakah penyelenggara yang sudah memiliki izin di tahun 2021 ini di moratorium atau tidak. Jika dimoratorium, berarti di tahun pendidikan yang akan datang sudah mulai mengajukan untuk memperoleh BOS dari Kementerian Agama.” Tuturnya.

Menurut KH. Apip selaku Ketua DPD BKPRMI menyebutkan bahwa sebelum diresmikan menjadi Paud Al-Qur’an, semula lembaga ini sebagai TKI/TKA kemudian dimigrasi ke Paud Qur’an dikarenakan ada anjuran dari Kementerian Agama Pusat BKPRMI langsung koordinasi dengan Kementerian Agama Kab. Tasikmalaya.

“Dikarenakan ada anjuran dari Kementerian Agama pusat, lembaga pendidikan yang semula sebagai TKA/TKI dimigrasi menjadi Paud Qur’an, karena telah lebih dari layak jadi langsung diverifikasi oleh BKPRMI bersama Kepala Seksi PD. Pontren, Alhamdulillah langsung mendapatkan izin oprasional.” Ujar Apip.

Sekretaris Daerah Kab. Tasikmalaya, Dr. Moch. Zain ketika sambutan dan membuka acara secara resmi menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pembentukan Paud Al-Qur’an, karena ini merupakan ikhtiar yang sangat luar biasa.

“Kami sangat mengapresiasi dari segala dedikasi, dan Insya Allah kita akan bersama-sama berkoordinasi dan berkolaborasi.” Tururnya.

Joko / Sumber : kemenag.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here