Beranda Regional Priangan Timur Wawancara Exclusif Bersama Inovator Kreatif Jamban Sehat Idaman Masyarakat (JIMAT) Tatang Hidayat

Wawancara Exclusif Bersama Inovator Kreatif Jamban Sehat Idaman Masyarakat (JIMAT) Tatang Hidayat

420

Kab.Tasikmalaya, Mediasakti.id,- (23/07/2022). Tatang Hidayat Sang Inovator, ketika penulis mewawancarai kreativitas inspirasi temuannya, merasa bangga dan bahagia, karena apa! tuturnya, yang jelas permasalahan yang ada dimasyarakat pada umumnya, khususnya dimasyarakat bawah dalam mengatasi dan menanggulangi permasalahan *sanitasi, kini sudah teratasi.

Selanjutnya Tatang juga ungkapkan bahwa terobosan baru yang aplikatif ini, merupakan langkah unik dan kreatif, terlihat bersemangat dalam menyampaikan kata – kata penjelasan.

Sebenarnya penanggulangan dan penanganan persoalan untuk mengatasi tempat pembuangan air besar agar tidak sembarangan, sangat sederhana, ucapnya. Iyalah dengan yang Dia (Tatang) sebut program Kredit JIMAT.

Apa itu Kredit JIMAT?, Kredit JIMAT adalah merupakan akronim dari *Kredit Jamban Sehat Idaman Masyarakat, jika ditelaah lebih dalam merupakan perwujudan dari kebijakan yang tertuang dalam peraturan menteri kesehatan nomor 03 tahun 2014 tentang sanitasi total berbasis masyarakat. Dan ini merupakan jurus jitu dalam penanganan kesehatan yang ramah lingkungan, sehingga sangat bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya.

Tatang menambahkan bahwa karya dan gagasan kredit JIMAT ini sebagai potensi yang layak untuk dikembangkan diseluruh pelosok wilayah kabupaten, bahkan di Jawa Barat.

Prestasi Inovasi Kredit JIMAT, pada tahun 2021, telah membuktikan juara ke 2, dari top 6 kompetisi inovasi Jawa barat (KIJB), yang diselenggarakan oleh pemerintah propinsi Jawa barat dan kemudian temuan dan gagasan ini pada tahun 2022, diikutsertakan pada kompetisi tingkat nasional (KIPP) kompetisi inovasi pelayanan publik kementerian pendayagunaan aparatur negara & reformasi birokrasi (PAN-RB), dari peserta pe-inovasi sejumlah 3200 di seluruh Indonesia, inovasi kredit JIMAT masuk nominasi top 99 dan berhak ikut presentasi inovasi untuk disaring menuju top 45 dan top 10.

Kesimpulan Urgensi Masalah.
Adalah akses sanitasi yang layak dan kebiasaan buang air besar sembarangan dimasyarakat kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2017, hanya sekitar 60,9%, sehingga menempatkan pada rangking terbawah di provinsi Jawa barat, dalam hal indeks pembangunan kesehatan masyarakat (IPKM), indikator kesehatan lingkungan.

UPTD Puskesmas Pageurageung, memperkenalkan strategi dalam meningkatkan akses dan kepemilikan jamban yang layak dan memenuhi standar kesehatan.
(Joko-Iwan s)