Beranda Nasional Nusantara Konferensi Pers Gerakan Nasional Pembela Rakyat di Hotel Amaris Tebet Jakarta Selatan

Konferensi Pers Gerakan Nasional Pembela Rakyat di Hotel Amaris Tebet Jakarta Selatan

559

Jakarta, Media Sakti.id, – Pada hari Senin tanggal 19 September 2022, pukul 16.00 s.d. 17.31 Wib telah dilaksanakan kegiatan Konferensi Pers dari Gerakan Nasional Pembela Rakyat di Hotel Amaris Tebet Jl.Prof. DR. Soepomo No.33, RT.12/RW.3, Kel.Tebet Barat, Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan, dengan Tema “Bedah Harga dan Dampak Kenaikan BBM” dihadiri oleh sekitar ± 50 tamu undangan, serta Pj. Sdr. Akmal

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ustadz UUS,Syech Yusuf Martak (GNPFulama), Habib Muhammad Al Athos(FPI), KH Slamet maarif(FPI/PA 212), KH Abdul Qohar Al qudsi(FPI/Ketum PA 212), Ustad Very koestanto (PA 212 Bekasi),
Buya Husein (korlap aksi)

Dalam sambutannya Ustadz Uus mengatakan bahwa, yang mana nanti akan ada beberapa arahan untuk aksinya kemudian juga akan dijelaskan tentang teknis untuk aksi dari korlap kita pada aksi Akbar ini ada dua, yang pertama adalah Buya Husein ini beliau di sebelah kiri saya dan yang kedua dari kegiatan keluarga besar alumni UI kemudian ada juga tokoh-tokoh ormas kita yang ikut bergabung ratusan ormas, komunitas dan ojolnya nih Bang Iwan kemudian mahasiswa dan ulama untuk bagian terdepan sehingga hari ini akan dijelaskan arahkan oleh GNPR yang mana aksi Jilid 2 akan dilaksanakan setelah sholat Jum’at tanggal 23 September 2022 di istana negara , terkait tuntutan yakni masih sama : 1). Turunkan harga BBM. 2). Turunkan harga bahan pokok. 3). Tegakan supermasi Hukum.

Selanjutnya Buya Husein menyampaikan sambutanya bahwa saat ini tinggal menghitung hari insya Allah sebagaimana nanti dijelaskan oleh habib Muhammad bahwa aksi kita yaitu aksi Bela rakyat disingkat dengan Akbar, yaitu Akbar yang kedua setelah Akbar yang pertama pada tanggal 12 September yang lalu Insya Allah hari Jumat besok kita pada tanggal 23 September akan mengadakan aksi (2.3.0.9) aksi Bela rakyat yang kedua.

Oleh karena itu Kami menghimbau kepada seluruh lapisan elemen masyarakat online para pekerja, pedagang, buruh, guru, wartawan dan semua apapun status anda bahwa kita semua terdampak dengan kenaikan harga BBM yang sangat mencekik rakyat, terutama rakyat negara lapisan bawah jadi mulai hari ini masih ada waktu kita untuk terus gabungkan dan terus kita viralkan, setiap waktu, setiap hari dan masukkan layar-layar pengumuman-pengumuman aksi tersebut di grup-grup entah itu apapun grup medsos supaya rakyat dan umat seluruh elemen lapisan masyarakat ikut mensukseskan serta ikut hadir untuk aksi Akbar jilid 2.

Dan kami menghimbau karena aksi kita adalah aksi Damai kepada para peserta aksi jangan membawa anak di bawah umur juga tidak boleh kita membawa senjata tajam, silakan bagi Mama yang mau membawa peralatan dapurnya karena memang emak-emak yang sangat terdampak dengan kenaikan BBM untuk itu kami sekali lagi mengingatkan bahwa tuntutan kita sama seperti aksi Bela rakyat.karena dari kenaikan BBM ini semua harga barang dan jasa semuanya naik gimana caranya agar mereka betul-betul menjalankan amanah yang telah diberikan kepada mereka, karena mereka digaji bahkan seragam merekapun itu berasal dari rakyat dan akhirnya kami mengajak sekali lagi agar kita sama-sama mensukseskan Akbar kemuliaan demi penghormatan, demi negara yang kita cinta ini yaitu Negara kesatuan republik Indonesia agar kita jangan dijajah, jelas-jelas kita sudah merdeka namun kita masih dijajah khususnya kepada antum semua kami meminta doa juga dukungan agar Aksi besok berjalan dengan tertib,damai dan mudah-mudahan Allah subhanahu wa ta’ala memberikan keberkahan dan pertolongan untuk kemenangan saya selaku korlap koordinator lapangan aksi Akbar 23 September yang mudah-mudahan kita jalani dengan hati yang ikhlas untuk semata-mata kita menolong umat,untuk membela umat yang telah dizalimi oleh rezim yang luar biasa ini.untuk itu saya mengucapkan ribuan terima kasih dan mohon maaf apabila acara ini banyak kekurangan baik disana maupun disini.

Disisi lain Ustadz Yusuf Marta menambahkan bahwa sebagaimana yang kami layangkan ke Polda metro jaya kurang lebih 1000 orang dari berbagai macam Ormas yang tergabung dalam gerakan nasional pembela rakyat dan semua sekitar kurang lebih 126 Ormas yang mudah-mudahan dari ormas-ormas yang ikut tergabung di dalam GNPRI ini mereka bisa hadir dan bagi yang belum bergabung di sini kamipun berharap agar dapat bisa bergabung karena kita adalah suatu wadah nasional dalam rangka gerakan nasional pembela rakyat.walaupun izin sudah kita sampaikan itu adalah hak aparat untuk membalik adik sedemikian rupa makanya kita tidak pernah punya rencana yang sudah kita rencanakan tapi paling tidak kita nanti bisa lihat di lapangannya.

Kalaupun mengenai kenapa ada aksi yang kedua itu karena pemerintahnya dari mulai presidennya,kabinetnya semuanya tidak sensitif menanggapi demo yang sudah berhari-hari sampai saat ini bahkan tidak mendapat respon yang positif dan selama pemerintah masih begitu kita akan terus melakukan aksi serta tidak akan menyerah karena yang kita perjuangkan bukan isi perut kita atau masalah pribadi akan tetapi ini kan masalah hajat masyarakat dan banyak rakyat yang menderita.

Lanjut Ustadz Yusuf bahwa Permintaan kami itu adalah kembalikan ke harga awal tadi sudah dipresentasikan oleh para narasumber bahkan diberikan ilustrasi ada beberapa produk dari luar negeri yang beroperasi di Indonesia itu jauh lebih murah jadi kita berharap mereka mengembalikan seperti harga semula.

Jadi hari ini kita masih menunggu wakil rakyat ini benar-benar yang pernah saya bilang adalah sangat sudah mandul dan justru malah dimandulkan jadi mau kemana kita menyampaikan seluruh inspirasi rakyat kalau aspirasinya sudah tidak bisa melalui DPR RI, kitapun masih menunggu yang Saya khawatir kalau seandainya kita terpecah antara pemerintah istana dan ke DPR,sehingga nanti kedua-duanya akhirnya tidak mencapai target yang kita harapkan terima kasih.

Deni Handersen (*)