Beranda Regional Jabodetabek Refleksi Akhir Tahun AIPBR, Pers Tetap Optimis Hadapi Era Digital Dalam Membangun...

Refleksi Akhir Tahun AIPBR, Pers Tetap Optimis Hadapi Era Digital Dalam Membangun Kabupaten Bogor

343

Cibinong, Mediasakti.id,- Desember terakhir dalam kalender Masehi. Biasanya lembaga dan unit kerja mengadakan acara refleksi akhir tahun. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan dan semua staff di lembaga tersebut. Demikian juga salah satu organisasi lembaga profesi kewartawanan, Aliansi Insan Pers Bogor Raya (AIPBR) menggelar acara sebagai penutup akhir Tahun 2022, kegiatan Refleksi Akhir Tahun dilakukan di kawasan food court, Jl Tegar Beriman, Kab Bogor, Jum’at (30/12).

Perhelatan silahturahmi di penghujung akhir Tahun 2022, dengan mengusung tema “Mari Berjuang dan Membangun Kabupaten Bogor Lebih Maju Lagi.” Kegiatanpun turut diisi dengan berbagai kegiatan, tidak lupa santunan untuk anak yatim piatu pun dilakukan.

Kegiatan refleksi akhir tahun 2022 yang diselenggarakan mendapatkan apresiasi dari Dinas Informasi dan Komunikasi (Diskominfo) Kab Bogor. Perwakilan Kepala Dinas Diskominfo, Iwan Setiawan (Kabid) didampingi kasi beserta staffnya.

Pada sambutanya, Kabid Iwan memberikan apresiasi kepada AIPBR atas inisiatif gelaran refleksi akhir tahun 2022 ini. Kami mewakili Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi yang berhalangan hadir, untuk itu kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas acara refleksi akhir tahun ini.

Kiranya, acara refleksi akhir tahun ini bisa menjadi momentum sebagai koreksi atas setiap langkah di tahun 2022 untuk menyongsong tahun 2023 nanti, untuk Kabupaten Bogor lebih baik lagi, juga menegaskan bagaimana Diskominfo Kab Bogor akan terus menjalin kemitraan yang baik bagi insan pers maupun unsur medianya, imbuhnya.

Selanjutnya Iwan mengungkapkan, dalam menjaga eksistensi media di era kekinian perlu kiranya menjaga kredibilitas profesi. “Pentingnya lakukan sosial control dan evaluasi setiap saat, melalui proses manajemen dan yang penting bagaimana optimisme itu harus tetap diperjuangkan,” tandasnya.

Dirinya juga menambahkan, apa lagi perkembangan teknologi saat ini dengan platform digitalisasi yang merambah disegala lini, termasuk di dunia pers, hal ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi teman-teman wartawan di kalangan media, terangnya.

Pada paparanya dihadapan para insan AIPBR, Kabid Iwan juga menyinggung mengenai progres pembangunan gedung Graha Wartawan, dengan memastikan bahwa gedung yang sudah ada di lingkungan Kab Bogor tersebut, saat ini merupakan milik seluruh wartawan yang dimaksudkan dirinya adalah gedung PWI yang saat ini sudah berdiri cukup lama, dan dapat dipastikan bahwa gedung tersebut bukanlah milik salah satu organisasi semata, ungkapnya.

“Dalam forum ini juga, kami coba meluruskan mengenai gedung graha wartawan yang ada di Kabupaten Bogor. Tentunya itu rumahnya rekan-rekan semua, rumahnya wartawan,” tandasnya.

Masih ditempat yang sama, Ketua AIPBR, Aliv mengatakan, diskusi ini merupakan refleksi bagi insan pers diwilayah Kab Bogor, yang menghadirkan beberapa narasumber diantaranya jajaran pengurus AIPBR Bogor Raya, beserta para jurnalis yang tergabung didalamnya, turut hadir Kabid Diskominfo Kab Bogor, Iwan Setiawan beserta staff lainnya, dan tamu undangan lainnya.

Ketua Aliansi Insan Pers Bogor Raya (AIPBR) Bogor Raya, Aliv mengapresiasi diskusi ini, karena menjadi refleksi bagi kalangan insan pers dalam menghadapi tantangan ke depan. Di era digitalisasi, dalam membangun Kabupaten Bogor, menurut Aliv, mengharuskan media dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi kalau tidak ingin tergerus, tuturnya.

“Banyak insan media yang pesimis menghadapi tantangan di era digital. Melalui diskusi ini kami berharap pekerja media tidak takut menghadapi tantangan tersebut, sebaliknya harus bisa membaca peluang di era digitalisasi, jika ingin berjuang dalam membangun Kabupaten Bogor menjadi lebih baik lagi,” ungkap pentolan AIPBR.

Berbagai pernyataan yang disampaikan oleh Diskominfo mendapatkan sambutan positif dari Ketua Umum AIPBR Alif Simanjuntak.

“Mengenai UKW, SKW hingga gedung wartawan kami kira disini sudah cukup jelas dan tidak perlu lagi menjadi perdebatan kedepannya. Pasalnya, melalui pernyataan dari Pak Iwan yang mewakili Kadis Diskominfo, disitu telah memberi kelegaan untuk kita semua yang tergabung di AIPBR sebagai insan jurnalis atas kesetaraan tanpa harus ada yang namanya dibeda bedakan, antara sesama kami para insan jurnalis,” ungkap Alif pada sambutanya.

Ditambahkan olehnya, AIPBR akan memberikan pembekalan mengenai kredibilitas dan integeritas melalui program yang akan dijalankan di tahun 2023 ini, untuk memastikan setiap yang ada di organisasi AIPBR akan mengedepankan Kode Etik dan mengutamakan UU Pers No.40/1999 sebagai landasan, untuk menjalanlankan profesi jurnalistik, ungkapnya.

Penyerahan bantuan santunan untuk anak yatim menjadi pelengkap dari acara tersebut. Kabid Diskominfo bersama dengan Ketum AIPBR, Dewan kehormatan serta dewan pembina menyerahkan santunan untuk setiap anak yatim piatu yang sengaja diundang.

Acara turut dihadiri oleh Kasi Diskominfo bersama staff. Sebelumnya, panitia acara telah mengundang Ketua DPRD Kab Bogor, Ketua KPU dan Bawaslu Kab Bogor, namun tanpa ada kejelasan, baik Ketua DPRD, Ketua KPU, Ketua Bawaslu tidak hadir pada acara tersebut tanpa memberikan konfirmasi ketidakhadirannya, tutupnya.

Jurnalis : Ucok M Lumban Gaol