Home Pendidikan Mahasiswa PAR STIT NU Farabi Melaksanakan KKN, ” Pelatihan Methode Berkisah “,...

Mahasiswa PAR STIT NU Farabi Melaksanakan KKN, ” Pelatihan Methode Berkisah “, di Aula Desa Jangraga Mangunjaya Pangandaran

34
0

Kab Pangandaran, Media Sakti.id,- KKN PAR STIT NU Al Farabi Pangandaran bertempat di Desa Jangraga, Kecamatan Mangunjaya, Pangandaran dilakukan pada tanggal 1 Agustus 2023 sampai 31 Agustus 2023.

Mahasiswa yang menjalankan KKN ini mengadakan sebuah kegiatan yang sasaran utamanya itu seorang guru untuk menerapkan metode berkisah pada saat menyampaikan sebuah materi.

Pelatihan metode berkisah yang dilakukan oleh para mahasiswa ini diadakan di Aula Desa Jangraga, Kecamatan Mangunjaya. Tujuan diadakannya pelatihan ini yaitu untuk melatih fokus anak dan juga memancing imajinasi anak terhadap kisah-kisah yang sedang disampaikan.

Muhammad Mansur M.Pd.I menjelaskan bahwa anak-anak itu memiliki sebuah imajinasi dan juga kreatifitas yang tinggi, anak-anak bisa berandai-andai untuk menjelaskan sebuah cerita yang ada di kepalanya yang sangat banyak jenisnya bahkan kadang diluar nalar para orang tua dan guru.

Oleh karena itu, anak-anak akan sangat menyukai jika ada seorang guru ataupun orang tua yang menceritakan sebuah cerita dongeng kepadanya. Kata mansur “bekisah itu bukanlah hal yang mudah akan tetapi jika kita mau belajar dan juga menerapkannya pada kehidupan sehari-hari ataupun pada saat penyampaian materi itu akan menjadi sebuah jembatan penghubung bagi orang tua atau guru untuk menajdikan anak-anak itu berpikir dan berimajinasi mengenai kisah-kisah yang telah disampaikan.”

Pesan Mansur ketika kita para orang tua atau guru menceritakan kisah-kisah itu dapat merangsang perkembangan imajinasi anak dan juga kreatifitasnya, maka dari itu sering-seringlah menerapkan metode berkisah ini pada kehidupan sehari-hari.

“kita semua tau bahwa setiap kisah itu memiliki sebuah pengajaran yang dapat diambil. Berkisah itu tidak hanya sebuah hiburan akan tetapi menyampaikan sebuah makna, pembelajaran, dan motivasi secara tidak langsung kepada anak-anak yang mendengarkan. Setelah selesai berkisah coba tanyakan kepada anak-anak apa saja yang telah mereka tangkap dan dapat mereka ambil kemudian kaitan dengan apa yang harus dilakukan berdasarkan kisah tersebut.” Paparnya.

Mansur mengatakan bahwa bekisah dapat mengembangkan daya imajinasi anak dan juga dapat membangun karakter anak bedasarkan kisah-kisah yang mereka dapatkan. “membentuk karakter anak melalui kisah-kisah adalah hal yang penting, karena melalui kisah dengan segala motivasi dan pengajaran baik akan berpengaruh pada karakter anak, maka mulailah berkisah dengan kisah-kisah yang sederhana. Para orang tua dan guru juga dapat menambahkan alat peraga untuk membantu mencairan suasana menjadi lebih asik guna menarik daya minat anak-anak pada kisah yang akan disampakan.” Kata Mansur.

Antusias pesertanya baik kata kak Mansur (sapaan akrabnya) pada saat mempraktikkan berbagai macam suara dalam sebuah metode berkisah ini. Selain itu pada saat penyampaian kisah-kisah ini beliau menggunakan sebuah alat perga berupa boneka yang bernama Sukur sehingga terlihat lebih menarik dan lucu.

Sementara itu Rianti M.Pd.I selaku Dosen Pembimbing Lapangan mengatakan pelatihan metode berkisah untuk meningkatkan daya imajinasi dan kreatifitas anak di Desa Jangraga Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangadaran ini berjalan dengan lancar berkat antusias anak, orang tua, dan juga guru.

Rianti mengucapkan “kami harap para guru dan orang tua jangan pernah takut untuk mengenalkan sebuah kisah-kisah yang inspiratif dan kreatif kepada anak-anak. Karena melalui kisah-kisah inilah para anak akan menggunakan daya imajinasi mereka dengan harapan mereka dapat mengambil sebuah pengajaran dari kisah tersebut.”
Pelatihan metode berkisah ini berjalar lancar dengan antusias baik dari para peserta yang mengikuti pelatihan. Akhir acara ditutup dengan foto bersama.

(Toni S).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here