Beranda Regional Priangan Timur Rakor Pengamanan Nataru 2025–2026, Bupati Ciamis Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan Lintas Sektor

Rakor Pengamanan Nataru 2025–2026, Bupati Ciamis Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan Lintas Sektor

134

Ciamis , Mediasakti.id ,-

Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bersama Forkopimda, TNI–Polri, para camat, lurah, kepala desa, OPD, tenaga kesehatan, serta unsur terkait lainnya, termasuk peserta yang mengikuti secara virtual. Rakor berlangsung di Aula Setda Ciamis, Kamis (18/12/2025).

Rakor dipimpin langsung Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, yang menegaskan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru merupakan agenda strategis yang membutuhkan kesiapsiagaan dan sinergi seluruh pihak.

“Pengamanan Natal dan Tahun Baru tidak bisa dilaksanakan sendiri-sendiri. Diperlukan koordinasi dan kebersamaan semua unsur agar situasi tetap aman, tertib, dan kondusif,” tegas Bupati.

Dalam arahannya, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, TNI–Polri, camat, lurah, kepala desa, serta seluruh OPD atas kontribusi dan kerja sama sepanjang tahun 2025 dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik.

Terkait lalu lintas, Bupati meminta Dinas Perhubungan bersama TNI–Polri mengantisipasi potensi kemacetan di sejumlah titik rawan, seperti kawasan Pasar Banjarsari, Alun-Alun Ciamis, jalur menuju Cirebon, serta akses Jembatan Cipaku yang menerapkan sistem buka tutup satu arah.
“Titik-titik kemacetan ini sudah terdeteksi dari tahun-tahun sebelumnya, sehingga perlu penanganan dan rekayasa lalu lintas yang matang,” ujarnya.

Di sektor kesehatan, Bupati menginstruksikan Dinas Kesehatan dan RSUD untuk menyiapkan tenaga medis selama libur nasional. Seluruh puskesmas, khususnya yang berada di jalur protokol, diminta siaga 24 jam serta memastikan kesiapan ambulans di jalur utama dan pos pengamanan.
“Libur panjang berpotensi meningkatkan kebutuhan layanan kesehatan, sehingga kesiapsiagaan harus benar-benar diperhatikan,” kata Bupati.

Selain itu, peran Satpol PP ditekankan untuk menjaga ketertiban di kawasan wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan, seperti Alun-Alun Ciamis, Situ Lengkong, dan Karangkamulyan. Para kepala desa juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana serta mampu mengarahkan masyarakat apabila terjadi kondisi darurat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan camat dan lurah tidak diperkenankan bepergian ke luar daerah selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Saya minta camat dan lurah tetap berada di wilayahnya masing-masing agar pelayanan dan pengamanan berjalan optimal,” tegasnya.

Terkait ketersediaan bahan pokok, Bupati menyampaikan bahwa berdasarkan informasi Bulog, stok sembako di Kabupaten Ciamis aman hingga enam bulan ke depan. Meski demikian, pemantauan harga dan daya beli masyarakat tetap harus dilakukan.
“Jika daya beli menurun, segera lakukan operasi pasar,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama agar seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan tenang. Menutup arahannya, ia meminta seluruh pimpinan OPD memastikan keamanan kantor selama libur panjang serta menginstruksikan Dinas PUPR mengecek kondisi jalan nasional, provinsi, dan kabupaten.
“Jalan yang rusak atau berlubang harus segera ditangani demi keselamatan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, sebagai bagian dari Operasi Lilin Lodaya 2025, Polres Ciamis menyiapkan pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di Pos Pam Cihaurbeuti, Sindangkasih, Cisaga, Kawali, Imbanagara, Pos Yan Karangkamulyan, serta Pos Terpadu Alun-Alun Ciamis.

Pengamanan jalur difokuskan pada ruas rawan kepadatan, kecelakaan, dan bencana, khususnya jalur Cihaurbeuti–Cisaga, Pamarican–Banjarsari, serta Ciamis–Cirebon, termasuk jalur penghubung ke Majalengka, Kuningan, Tasikmalaya, Pangandaran, Kota Banjar, hingga Cilacap, Jawa Tengah.

Operasi ini melibatkan 660 personel Polres Ciamis, terdiri dari 305 personel yang terlibat langsung dalam operasi dan 355 personel siaga mako, serta didukung 120 personel gabungan lintas sektor dari unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, PMI, Pramuka, dan instansi terkait lainnya. ( Dods ).