Beranda Regional Priangan Timur Ketua PPDI Ciamis Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Desa...

Ketua PPDI Ciamis Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Desa dan Penopang Program MBG

75

Ciamis, Mediasakti.id ,-

Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Ciamis, Mas AHim, menilai Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 tingkat Kabupaten Ciamis harus menjadi momentum memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong lahirnya inovasi ekonomi desa melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Hal itu disampaikan Mas AHim usai menghadiri pembukaan HKP yang dibuka langsung Bupati Ciamis Herdiat Sunarya di Lapang Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti.

Menurutnya, kehadiran Bupati Herdiat menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam memberikan perhatian dan apresiasi kepada para petani.

“Saya mengapresiasi kehadiran Pak Bupati yang membuka langsung Hari Krida Pertanian. Saya juga sangat mengapresiasi arahan beliau yang mendorong para petani agar menangkap peluang menjadi pemasok komoditas bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan begitu, petani dapat merasakan manfaat langsung dari program strategis nasional tersebut,” ujar Mas Ahim. Senin, 13/7/2026.

Usai pembukaan, Mas Ahim berkeliling mengunjungi 27 stan perwakilan kecamatan. Ia mengaku kagum melihat beragam potensi pertanian, peternakan, dan perikanan yang ditampilkan. Selain itu, ia juga mengapresiasi keterlibatan perangkat desa serta anggota PPDI yang ikut menyukseskan setiap stan pameran.

Meski demikian, menurutnya, HKP tidak boleh berhenti sebagai ajang pameran tahunan. Potensi yang dipamerkan harus mampu dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi petani dan masyarakat desa.

Dalam kesempatan tersebut, Mas AHim juga berdiskusi dengan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis. Ia menyampaikan sejumlah gagasan agar Koperasi Desa Merah Putih menjadi pusat pengembangan dan pemasaran produk unggulan lokal.

“Kami ingin Koperasi Desa Merah Putih menjadi wadah yang menampung seluruh potensi lokal, khususnya sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Setiap koperasi bisa memiliki etalase produk unggulan yang menampilkan hasil bumi dan hasil ternak khas daerahnya. Ini akan menjadi pembeda bagi KDMP di Kabupaten Ciamis dibandingkan daerah lain,” tegasnya.

Menurut Mas AHim, etalase tersebut dapat memasarkan berbagai komoditas lokal, seperti telur ayam, daging ayam, hasil perikanan, sayuran, buah-buahan, hingga produk olahan desa. Bahkan, konsep tersebut dinilai layak dipatenkan sebagai identitas Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Ciamis.

Ia optimistis inovasi tersebut mampu menjawab keraguan sebagian pihak terhadap keberhasilan program KDMP. Justru, kata dia, tantangan harus dijadikan peluang untuk membangun koperasi yang kuat, produktif, dan berdaya saing.

Mas AHim juga mengusulkan agar kebutuhan bahan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis diprioritaskan berasal dari produk yang dipasarkan melalui Koperasi Desa Merah Putih. Dengan demikian, kedua program strategis nasional tersebut dapat saling memperkuat dan menghadirkan dampak ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat desa.

Selain membahas penguatan ekonomi desa, Mas AHim turut menyoroti persoalan regenerasi petani yang dinilai semakin lambat. Ia berharap Hari Krida Pertanian menjadi ruang yang mampu menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

“HKP harus dikemas semenarik mungkin. Tidak hanya menjadi tempat menjual produk, tetapi juga menjadi etalase kisah sukses para petani. Anak-anak muda harus melihat bahwa bertani bukan pekerjaan yang tertinggal, melainkan profesi yang memiliki prospek besar, modern, dan mampu menghasilkan keuntungan yang menjanjikan,” pungkasnya. ( Dods ).