Sukabumi, Media Sakti.id.–
Kepolisian Sektor (Polsek) Warungkiara, Polres Sukabumi, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan berbagi bantuan bahan pangan. Kali ini, jajaran Polsek Warungkiara menyalurkan bantuan beras kepada warga yang dinilai membutuhkan, khususnya kaum duafa di sekitar wilayah hukum Polsek Warungkiara.
Kapolsek Warungkiara, R. Panji Setiaji, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program berbagi yang digagas Polres Sukabumi sebagai bentuk kepedulian dan upaya mendekatkan kepolisian dengan masyarakat.
“Ini merupakan salah satu program daripada Bapak Kapolres Sukabumi untuk lebih dekat lagi kepada masyarakat dan empati terhadap kebutuhan masyarakat yang saat ini memang perlu untuk kita berikan,” ujar R. Panji Setiaji.Sabtu ( 29/8/2026 ).
Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa beras. Dalam kegiatan berbagi tersebut, pihak kepolisian juga memberikan makanan maupun makanan ringan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Untuk bantuan beras, Polsek Warungkiara menyiapkan sebanyak 30 paket, dengan masing-masing paket berisi sekitar 3 liter beras.
Adapun penerima bantuan menyasar masyarakat kurang mampu, seperti pemulung, pedagang, hingga warga di sekitar Polsek Warungkiara yang membutuhkan bantuan.
“Untuk warga, kita anggarkan beras ini sebanyak 30 yang sudah dipacking. Satu packing-nya isinya 3 liter beras,” jelasnya.
Program Berkelanjutan
R. Panji menegaskan, kegiatan berbagi tersebut bukan sekadar kegiatan sosial dalam momentum tertentu, melainkan merupakan program yang dilaksanakan secara berkelanjutan oleh jajaran Polres Sukabumi.
Program tersebut merupakan bentuk komitmen Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Benny cahyadi S.H., S.I.K., M.H., untuk membangun kedekatan sekaligus menumbuhkan empati terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Kita istilahnya komitmen, konsisten, dan continue kegiatan program ini. Berbagi Polres maupun Berbagi Subuh Berkah. Bukan hanya di siang hari, subuh pun kita berbagi,” ungkapnya.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk kepedulian kepolisian terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
“Semoga masyarakat yang kita berikan bantuan ini terbantu dan bermanfaat apa yang kita bantu,” katanya.
Respons Positif Masyarakat
Lebih lanjut, R. Panji menyebut respons masyarakat terhadap kegiatan sosial tersebut cukup positif. Selama sekitar satu bulan berjalan, kegiatan berbagi mendapat sambutan baik dari berbagai kalangan masyarakat.
Respons positif tersebut, kata dia, datang dari jemaah masjid, marbot, imam masjid, hingga kaum duafa seperti pemulung dan pedagang.
“Alhamdulillah, selama berjalan satu bulan ini responsnya positif. Mulai dari jemaah-jemaah masjid, marbot, imam, warga sekitar, ataupun para kaum duafa,” ujarnya.
Menurut R. Panji, kepedulian terhadap masyarakat juga memiliki keterkaitan erat dengan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).
Ia menilai, menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dapat dimulai dari kepedulian terhadap sesama.
“Menjaga harkamtibmas itu dimulai mungkin dari kepedulian kita kepada masyarakat yang lain. Itu merupakan kuncinya. Kalau kita sudah peduli kepada orang lain, berarti untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban umum pasti dipelihara,” pungkasnya.
Reporter : Deni Handersen























