Beranda Regional Priangan Timur Diiringi Long March, Imam Tijani Jadi Pendaftar Pertama Pilkades Kujang

Diiringi Long March, Imam Tijani Jadi Pendaftar Pertama Pilkades Kujang

22

Ciamis, Mediasakti.id ,-

Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Digital Serentak 2026 di Desa Kujang, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, mulai memanas. Imam Tijani bin Ustd Abdul Hadi menjadi bakal calon pertama yang mendaftarkan diri pada Selasa (15/9/2026).

Tak datang sendirian, Imam menuju Kantor Desa Kujang dengan diiringi rombongan pendukung yang berjalan kaki melalui long march dari kediamannya di Dusun Cintaharja. Rombongan didominasi kaum ibu dan kawula muda yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Pemudi Cintaharja (HIPPCI).

Menariknya, selain tercatat sebagai pendaftar pertama, berkas administrasi yang diserahkan Imam juga disebut panitia sebagai yang paling komplet dibandingkan bakal calon lainnya yang telah mendaftar.

Dudung, panitia seleksi pendaftaran bakal calon Kepala Desa Kujang, membenarkan hal tersebut.

“Kang Imam menjadi bakal calon pertama yang melakukan pendaftaran. Dari berkas yang masuk, kelengkapan berkas Kang Imam juga paling komplet dibandingkan bakal calon lainnya,” kata Dudung.

Catatan tersebut menjadi warna tersendiri pada awal tahapan pencalonan Kepala Desa Kujang.

Empat Nama Mulai Meramaikan Bursa
Hingga saat ini, empat nama telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Kujang. Mereka yakni Imam Tijani, Iqbal Ramdan Surohman, Feri Hernando, dan Ivan Abdul Jalal.

Imam merupakan warga Dusun Cintaharja, lahir 5 Agustus 1989, berprofesi sebagai wiraswasta dan berpendidikan SLTA.

Sementara Iqbal Ramdan Surohman merupakan warga Dusun Cibodas. Ia lahir 14 Maret 1994 dan memiliki pendidikan S1.

Feri Hernando tercatat sebagai warga Dusun Karangsari. Lahir 28 Februari 1964, Feri berprofesi sebagai wiraswasta dengan pendidikan SLTA.

Sedangkan Ivan Abdul Jalal merupakan warga Dusun Kujang. Lahir 29 Juni 1972, Ivan juga berprofesi sebagai wiraswasta dan berpendidikan SLTA.

Ivan memiliki posisi berbeda karena merupakan kepala desa petahana. Ia kembali maju dalam Pilkades Desa Kujang 2026 untuk mempertahankan kepemimpinannya.

Long March Warnai Pendaftaran Imam
Pendaftaran Imam tidak sekadar menjadi proses administratif. Kehadiran para pendukung yang mengiringinya dari Dusun Cintaharja membuat suasana pendaftaran berlangsung lebih semarak.

Kaum ibu bersama kawula muda HIPPCI berjalan kaki menuju Kantor Desa Kujang. Mereka memberikan dukungan kepada Imam yang juga merupakan Ketua HIPPCI sekaligus putra daerah Desa Kujang.

Agus Yulianto, perwakilan HIPPCI, mengatakan dukungan tersebut merupakan bentuk kebanggaan terhadap Imam.

“Kami merasa bangga karena Kang Imam merupakan putra daerah. Beliau juga merupakan Ketua HIPPCI. Jadi, pencalonan beliau memiliki kebanggaan tersendiri bagi kami,” ujar Agus.

Menurutnya, kebersamaan tersebut menjadi alasan anggota HIPPCI ikut mengantar Imam sejak dari kediamannya hingga lokasi pendaftaran.

Usung Semangat “Bersama Membangun Perubahan”
Di tengah mulai bermunculannya nama-nama bakal calon, Imam datang dengan membawa gagasan “Bersama Membangun Perubahan.”

Bagi Imam, pembangunan desa harus berangkat dari niat baik, dijalankan dengan kejujuran, dan menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat.

“Bagi saya, pencalonan ini merupakan ikhtiar untuk bersama-sama membangun Desa Kujang. Niatnya harus baik, pekerjaannya harus jujur, dan hasilnya harus memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Imam.

Ia juga menilai perubahan tidak mungkin dilakukan seorang diri. Kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga.

“Pembangunan desa tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak. Kita membutuhkan kebersamaan dan kolaborasi. Inovasi serta kreativitas juga harus mendapatkan ruang agar desa bisa berkembang sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Semangat tersebut menjadi gagasan yang dibawa Imam dalam mengikuti tahapan Pilkades Digital Serentak 2026.

Kini, empat bakal calon telah masuk dalam bursa pencalonan Kepala Desa Kujang. Masing-masing memiliki latar belakang, pengalaman, dan gagasan yang berbeda.

Imam mengawali langkahnya sebagai pendaftar pertama dengan berkas yang disebut paling komplet oleh panitia, sekaligus mendapat dukungan melalui long march warga dan pemuda.

Perjalanan menuju penentuan pemimpin Desa Kujang pun resmi dimulai. Selanjutnya, masyarakat akan menjadi bagian penting dalam mencermati visi, gagasan, kapasitas, integritas, serta komitmen setiap bakal calon. ( Dods ).