Ciamis, Mediasakti.id ,-
Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang. Langkah tersebut dinilai penting seiring rencana ekspansi PT Chihaya Global Utama (CGU) untuk memenuhi permintaan pasar ekspor Amerika Serikat pada November–Desember 2026.
Dorongan itu disampaikan Herdiat saat membuka program Tailor Made Training (TMT) di PT CGU, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Senin (26/10/2026). Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ciamis dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung untuk menyiapkan tenaga kerja sesuai kebutuhan dunia industri.
Herdiat menegaskan, pelatihan kerja harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperluas kesempatan memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan. Karena itu, peningkatan keterampilan tidak boleh berhenti pada kegiatan pelatihan atau sekadar memperoleh sertifikat, tetapi harus mampu menjadi bekal memasuki dunia kerja.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap kemampuan dan daya saing tenaga kerja Ciamis semakin meningkat. Keterampilan yang diperoleh harus bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Herdiat.
Menurutnya, penyiapan tenaga kerja yang kompeten membutuhkan sinergi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan perusahaan. Kebutuhan industri harus menjadi acuan dalam menyusun materi pelatihan agar keterampilan yang dimiliki peserta benar-benar sesuai dengan tuntutan pekerjaan.
Langkah tersebut sejalan dengan rencana pengembangan produksi PT CGU yang membutuhkan tenaga kerja terampil untuk memenuhi permintaan pasar ekspor.
Direktur PT CGU, Chaerudin Fadillah, mengatakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pakaian jadi itu saat ini mempekerjakan sekitar 600 orang. Perusahaan bersiap meningkatkan kapasitas produksi dan membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan yang sesuai.
Ia menyebutkan, satu bangunan produksi dapat menampung sekitar 1.200 pekerja. Kapasitas tersebut menunjukkan potensi kebutuhan tenaga kerja yang dapat terbuka seiring pengembangan usaha perusahaan.
Namun, pemenuhan kebutuhan tersebut harus diimbangi kesiapan sumber daya manusia. Karena itu, pelatihan berbasis industri dinilai menjadi salah satu langkah untuk menjembatani kebutuhan perusahaan dengan potensi tenaga kerja lokal.
Program TMT di PT CGU diikuti 200 peserta yang dibagi dalam dua angkatan. Sebanyak 96 peserta mengikuti angkatan pertama dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
Kepala BBPVP Bandung, Dr. Reni Rosyida Muthmainnah, S.K.M., M.Si., M.Kes., menjelaskan, pendekatan TMT memungkinkan materi pelatihan dirancang berdasarkan kebutuhan spesifik industri. Keberhasilan program, menurutnya, harus dilihat dari kemampuan peserta menerapkan keterampilan dan memanfaatkannya untuk memasuki dunia kerja.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ciamis, Dase Fadlil Yusdy Mubarak, S.H., M.Pd., menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus menjalankan program pelatihan melalui Bidang Pelatihan dan Produktivitas serta UPTD Latihan Kerja.
Pada 2026, Bidang Pelatihan dan Produktivitas menargetkan 240 peserta. Hingga kegiatan berlangsung, sebanyak 146 orang telah mengikuti pelatihan, terdiri atas 114 peserta yang dibiayai melalui APBD dan 32 peserta melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Adapun UPTD Latihan Kerja menargetkan 256 peserta. Sebanyak 184 orang telah mengikuti pelatihan dengan dukungan anggaran APBN sebesar Rp891.018.000.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara BBPVP Bandung dan Pemerintah Kabupaten Ciamis serta penyerahan simbolis bantuan iuran jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.
Melalui penguatan pelatihan berbasis industri, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap tenaga kerja lokal semakin siap menghadapi kebutuhan pasar kerja. Dengan demikian, pertumbuhan investasi dan ekspansi perusahaan diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Ciamis. ( Dods ).























