Beranda Regional Priangan Timur APBD Garut Tahun 2022 Menurun Dari Tahun Sebelumnya. Sekda Garut Sampaikan ini

APBD Garut Tahun 2022 Menurun Dari Tahun Sebelumnya. Sekda Garut Sampaikan ini

531

Garut, Mediasakti.id,– Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 di Kabupaten Garut menurun dari jumlah yang dimiliki tahun sebelumnya dari Rp.4.5 Triliun sekarang Rp.4.218 Triliun. Demikian hal itu disampaikan sekretaris Daerah (Sekda) Garut H.Nurdin Yana.Senin (06/12/2021)

Lanjut dikatakannya,Jadi kemarin dari hasil penetapan dan ini juga masih ada evaluasi dari provinsi, akumulasi dari kegiatan APBD kita di tahun 2022 ada di kisaran 4,218 Triliun.

Kalau dibanding dengan tahun sebelumnya anggaran ini (APBD) turun dari 4,5Triliun sekarang jadi 4,218 hampir di posisi kurang lebih 300 Milyar yang tentu hal ini sangat berpengaruh terhadap proses pembangunan secara akumulasi justru diposisi sekarang banyak kebutuhan nah sekarang anggaran kita berkurang,inilah persoalan-persoalan yang dihadapi tidak lepas dari kontek seadanya didalam situasi pandemi ini”ungkapnya.

“Jadi kedepan kami juga mengetahuan menyesuaikan dan pemilihan prioritas mana pembangunan yang berorientasi pada pengembangan bagi kepentingan masyarakat yang didominasi seperti itu”

Sekda Garut menambahkan, sementara ada beberapa kegiatan yang memang bermaking, yang tidak bisa kita hindari, sehingga kami dihadapkan dengan persoalan persoalan cukup krusial untuk menjadi bahan perhatian kami dalam menimbang dan menetapkan kegiatan yang kami lakukan

Mengenai cukup dan tidaknya, lanjut Nurdin Yana menjelaskan, ya karena ini adalah APBD yang tentu akan disesuaikan dengan besaran pendapatan yang ada. Ya karena ini sudah ditetapkan dan disetujui oleh dewan ya inilah yang kita pakai.

Adanya menurun APBD sementara pandemi dan resiko bencana sekarang sedang meningkat tentu sangat membutuhkan anggaran,Ia tentu kita juga berharap,yang mudah -mudahan kedepan Covid 19 tidak terlalu banyak diharapkan cepat selesai sehingga mudah -mudahan dengan posisi 75 milyar diposisi untuk BTT (Biaya Tidak Terduga – red) itu mudah -mudahan bisa Mengcufer semua kebutuhan khususnya tentang waktu satu tahun kedepan terkait dengan bencana, inilah yang paling berat kita lakukan”harapnya.

Redaksi@03

Terimakasih telah membaca Mediasakti.id

Dapatkan informasi, inspiratif dan insight di e-mail kamu

Daftarkan e-mail