Beranda Regional Bandung Raya Rembug Bedas Ke 52 Bupati Bandung Tidak Hanya Tampung Aspirasi dan Kondisi...

Rembug Bedas Ke 52 Bupati Bandung Tidak Hanya Tampung Aspirasi dan Kondisi Masyarakat juga Bantu Perbaikan Lapangan Bola Desa Nagreg

346

Kab Bandung, Media Sakti.id ,- (05/10/2023). Pada acara rempung bedas Bupati Bandung H.M Dadang Supriatna didampingi jajaran Perangkat daerah kabupaten bandung Sambangi beberapa wilayah untuk mengetahui situasi dan kondisi masyarakat dan juga apa yang diharapkan Ataupun kendala warga di saat ini.

Kegiatan Rempug BEDAS tersebut mendapatkan antusias yang sangat baik diberbagai staekholder diantaranya dari para Balon Kepala Desa, ketua Panitia Pilkades, MUI, Ketua RW, Linmas, Perangkat Desa dan BPD, Karang Taruna, guru ngaji serta warga masyarakat.

Pada Sambutannya Dadang Supriatna mengatakan Rembug Bedas yang ke 52 bagian dari program penampungan aspirasi masyarakat didisi lain ini merekatkan tali silaturahmi dengan masyarakat Desa yang Berada di wilayah kecamatan Cicalengka dan nagreg kabupaten Bandung.

Diharapkan REMBUG BEDAS ke 52 digedung serbaguna ini bisa menghasilan sebuah ide dan gagasan dalam partisipasi untuk meningkatkan pembangunan prasarana ekonomi di wilayah Desa” harap Bupati.

Tak sampai disitu Bupati Bandung (DS) memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta untuk penataan pembangunan lapangan bola di Desa Nagreg.

“Kita serahkan bantuan untuk penataan lapangan sepak bola desa Nagreg. Hal ini atas dasar saat dirinya (DS) turun ke lapangan melihat pelaksanaan pembangunan yang belum selesai maupun pekerjaan infrastruktur lainnya dan bisa bermanfaat dan dinikmati oleh masyarakat”

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini juga mengaku bersyukur karena sudah bisa merealisasikan 13 program prioritasnya, setelah 2,5 tahun menjabat, di antaranya insentif guru ngaji dengan anggaran Rp 109 miliar per tahun yang terbesar di Indonesia. Bisa menjalan kan dengan baik dan kondusif.

Dadang Supriatna pun mengingatkan kepada aparatur desa, Ketua RW dan Ketua RT, bahwa dirinya tak mau mendengar ada warga yang kelaparan karna kekurangan ekonomi di karenakan tidak punya kebutuhan pangan atau sembako.

“Saya tak mau mendengar ada warga yang kelaparan, saya sampaikan kepada kades untuk menyiapkan kebutuhan pangan atau sembako di setiap desa melalui musyawarah desa (musdes). Di setiap desa bisa menyiapkan minimal satu kwintal beras atau sembako,” kata Bupati Bandung.

Rembug bedas di Desa Waluya, Kang DS memberikan bantuan sebesar Rp 150 juta untuk pengadaan mobil ambulance.

“Warga yang mengalami kekurangan air, untuk segera lapor dan kita akan bantu. Kita juga akan bantu torn air, untuk penampungan air,” katanya.

Ia juga mewajibkan masyarakat di setiap lingkungan rumahnya membuat lubang cerdas organik. Minimal satu rumah dua lubang cerdas organik.

Ia juga berharap kepada masyarakat untuk tetap menjaga pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024 kondusif. Bahkan ada wacana pelaksanaan Pilkada serentak dimajukan ke bulan September 2024, setelah sebelumnya direncanakan Nopember 2024 Apa yang menjadi aspirasi masyarakat dalam program Rembug Bedas itu akan menjadi program prioritas Pemerintah Kabupaten Bandung. “Hasil Rembug Bedas ini kita akan rapatkan dengan para kepala dinas dan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah). Untuk menganggarkan,” ungkapnya.

Okan Johana Kepala Desa Waluya menyampaikan ke awak media “Rembug Bedas di Desa Waluya menjadi keberkahan bagi masyarakat Desa waluya, kami berterima kasih atas aspirasi masyarakat untuk mempunyai kendaraan ambulan dan Pa Bupati Langsung Respon, Kami menjadi Penjabat baru 1 Bulan jadi apa yang menjadi program Pa Bupati kami bersama Organisasi yang ada di desa serta masyarakat siap akan mensukseskan. Ungkap Okan Johana.

Asep m