Beranda Regional Priangan Timur PLN Gelar Pemeliharaan Gabungan di Empat Posko, Pangkas Pohon dan Pasang Penghalang...

PLN Gelar Pemeliharaan Gabungan di Empat Posko, Pangkas Pohon dan Pasang Penghalang Binatang demi Keandalan Listrik

39

_Tasikmalaya, Mediasakti.id ,-

14 Juli 2026_ – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Rajapolah menggelar kegiatan pemeliharaan jaringan listrik gabungan pada Selasa (14/7/2026) sebagai upaya meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus meminimalkan potensi gangguan yang disebabkan pohon maupun satwa liar.

Tim Leader Teknik PLN ULP Rajapolah, Ahmad Hidayat, mengatakan pemeliharaan dilakukan secara serentak di empat posko, yakni Panjalu, Panumbangan, Sindanglaya, dan Rajapolah.

“Pada hari ini kami melaksanakan pemeliharaan jaringan gabungan secara serentak di beberapa posko. Sekitar 30 hingga 40 personel diterjunkan untuk melakukan pemangkasan pohon yang berada di dekat jaringan listrik serta pekerjaan pemeliharaan lainnya,” ujar Ahmad.

Ia menjelaskan, mayoritas gangguan listrik di wilayah kerja ULP Rajapolah masih disebabkan oleh pohon yang tumbuh terlalu dekat dengan jaringan listrik. Karena itu, PLN terus melakukan pemangkasan vegetasi secara bertahap pada titik-titik yang berpotensi mengganggu keandalan pasokan listrik.

Sebelum pekerjaan dilakukan, PLN telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat agar proses pemeliharaan berjalan lancar dan mendapat dukungan masyarakat.
Selain memangkas pohon, petugas juga memasang penghalang panjat binatang pada tiang listrik. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah satwa liar naik ke jaringan listrik yang dapat menyebabkan gangguan hingga padamnya aliran listrik.

“Satwa yang paling sering naik ke jaringan listrik di antaranya tupai dan kukang. Keberadaan pohon yang terlalu dekat dengan jaringan menjadi jalur bagi binatang tersebut untuk mencapai kabel listrik. Karena itu, selain memasang penghalang panjat, kami juga melakukan penataan vegetasi agar habitat satwa tidak langsung bersinggungan dengan jaringan,” jelasnya.

Menurut Ahmad, keberadaan pohon di sekitar jaringan listrik masih menjadi tantangan hampir di seluruh wilayah kerja ULP Rajapolah. Oleh sebab itu, PLN mengajak masyarakat untuk mendukung program pemangkasan maupun penebangan pohon yang berpotensi membahayakan jaringan listrik, tentunya dengan persetujuan pemilik lahan.

“Kalau memang harus ditebang tentu kami lakukan sesuai prosedur dan izin pemilik. Jika tidak memungkinkan, minimal pohon dipangkas hingga memiliki jarak aman sekitar tiga meter dari jaringan listrik,” katanya.

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Ahmad juga mengimbau masyarakat agar tidak memasang umbul-umbul, bendera, bambu, maupun atribut perayaan terlalu dekat dengan jaringan listrik karena dapat membahayakan keselamatan dan berpotensi mengganggu keandalan pasokan listrik.

PLN berharap sinergi dengan masyarakat dapat terus terjalin sehingga upaya pemeliharaan jaringan berjalan optimal dan pasokan listrik tetap andal, aman, serta mampu mendukung seluruh aktivitas masyarakat. ( Dods ).