Ciamis, Mediasakti.id ,-
Musim kemarau ekstrem sempat berdampak terhadap aktivitas wisata di Obyek Wisata Leuwi Pamipiran, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya. Debit air yang menyusut membuat jumlah pengunjung, khususnya wisatawan yang ingin berenang, mengalami penurunan drastis.
Namun, kondisi tersebut kini mulai membaik. Setelah hujan mengguyur wilayah tersebut walau tidak besar. debit air di Leuwi Pamipiran kembali meningkat dan dinilai sudah mendekati kondisi normal.
Ketua Pengelola Wisata Leuwi Pamipiran, Muslihudin mengatakan, sebelumnya kondisi air yang surut membuat pengunjung mengurungkan niat untuk datang.
“Waktu air surut memang kesannya seperti tidak ada air, sehingga pengunjung agak berkurang. Penurunannya bahkan cukup drastis, terutama pengunjung yang datang untuk berenang,” ujarnya. Minggu, 13/9/2026.
Menurutnya, kekompakan petugas dan pengelola dalam melakukan pembenahan turut membantu menjaga kondisi kawasan wisata. Ditambah turunnya hujan dalam beberapa hari terakhir, kondisi air kini kembali normal.
“Alhamdulillah sekarang sudah normal lagi. Pengunjung juga sudah mulai ada kembali,” katanya.
Ia memastikan masyarakat maupun wisatawan dari berbagai daerah tidak perlu khawatir untuk berkunjung ke Leuwi Pamipiran. Kondisi air yang kembali normal membuat aktivitas wisata, termasuk berenang, sudah dapat dilakukan kembali.
“Kepada para pengunjung, baik wisatawan lokal maupun dari luar daerah, silakan datang kembali ke Leuwi Pamipiran. Insya Alloh air sekarang sudah normal, aman dan nyaman,” ucapnya.
Pengelola berharap kondisi cuaca ke depan semakin mendukung sehingga aktivitas wisata di Leuwi Pamipiran kembali bergairah. Pasalnya, keberadaan wisata tersebut tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga menjadi salah satu potensi ekonomi bagi masyarakat sekitar. ( Dods ).






















