Beranda Ekonomi Program Samisade Ubah Nama Jalan “Ampun” Menjadi Jalan “Alhamdulillah”, Serta Bangun Jalan...

Program Samisade Ubah Nama Jalan “Ampun” Menjadi Jalan “Alhamdulillah”, Serta Bangun Jalan Sepanjang 9.123 Meter di Kecamatan Cileungsi

224
0

Cileungsi-Kabupaten Bogor, Mediasakti.id – Bupati Bogor Ade Yasin melaksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, pada Jumat (29/10/2021).

Dalam kunjungannya, Ade Yasin meninjau beberapa titik kegiatan pembangunan infrastruktur Desa melalui program Satu Milyar Satu Desa (Samisade) jalan sepanjang 9.123 meter yang tersebar di delapan Desa se-Kecamatan Cileungsi serta menyaksikan perubahan salah satu jalan yang sebelumnya Jalan “Ampun” menjadi Jalan “Alhamdulillah”.

Selanjutnya Bupati Bogor melakukan penandatanganan Prasasti Samisade di 8 Desa di Kecamatan Cileungsi, meresmikan jalan Samisade Desa Dayeuh, Desa Pasirangin, Desa Jatisari, dan Desa Situsari ditandai dengan pengguntingan untaian melati.

Kemudian Ade Yasin menyerahkan bantuan Rutilahu secara simbolis 15 juta per rumah kepada 12 orang perwakilan dari 12 Desa di Kecamatan Cileungsi.

Bupati Bogor juga meninjau olahraga woodball dan penyerahan sportkit woodball di Desa Cileungsi Kidul Kecamatan Cileungsi. Peninjauan Program Samisade Kecamatan Cileungsi

Ade yasin mengungkapkan, hari ini kita melaksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan Cileungsi, pertama meninjau jalan Samisade yang tersebar di 8 desa se-Kecamatan Cileungsi.

Melalui Program Samisade dirinya ingin menciptakan infrastruktur atau kondisi jalan Desa yang baik di Kabupaten Bogor.

Ketika jalannya bagus, otomatis harga tanahnya dengan otomatis akan naik. Itu akibat dari pembangunan infrastruktur yang akhirnya mengangkat nilai ekonomi dari tanah tersebut. Itu artinya memudahkan masyarakat dan mengangkat perekonomian di Desa.

Ia juga mengingatkan, bahwa Samisade ini bukan angka yang kecil, dan ia kembalikan lagi semua ke Desa untuk pengelolaannya dan harus benar-benar dilaksanakan dengan baik.

“Samisade ini program yang saya dan tim kawal dengan betul-betul. Jadi program ini harus betul-betul dilaksanakan,” pintanya.

Menurutnya, selain program yang lain terus berjalan adalah Pancakarsa, yaitu cita-cita yang harus diwujudkan pertama Bogor Sehat, Bogor Cerdas, Bogor Membangun, Bogor Maju, dan Bogor Berkeadaban.

“Polanya sekarang sudah kami ubah, kita bukan lagi membangun desa, akan tetapi Desa membangun. Ketika Desa membangun semua Desa bergerak maju, indeks membangun Desanya naik semua,” jelas Ade Yasin.

Bupati Bogor Ade Yasin juga meresmikan secara langsung jalan Desa yang dibangun melalui bantuan dana program Samisade di empat Desa yakni Desa Dayeuh, Desa Pasirangin, Desa Jatisari, dan Desa Situsari, yang ditandai dengan pengguntingan untaian melati.

“Alhamdulillah hari ini Saya sudah tiinjau langsung ke Kecamatan Cileungsi dari 12 Desa dan sudah 4 Desa yang saya kunjungi dan semua jalannya sudah bagus-bagus, terima kasih untuk masyarakat diwilayah Desa Dayeuh, Desa Pasirangin, Desa Jatisari, dan Desa Situsari. Inginnya semua desa saya kunjungi, tapi hari ini saya berkesempatan di 4 desa saja,” begitu tukasnya.

Adapun Kegiatan Samisade di 8 Desa Kecamatan Cileungsi, yakni :

• Pembangunan betonisasi jalan sepanjang 930 meter, Desa Pasirangin Dusun Pasirangin RT 01 RW 06 dengan anggaran Rp.544.090.000,- realisasinya 100%, dan Dusun Pasirangin RT 01 RW 04 dengan anggaran Rp299.083.000,- realisasinya 100%.

• Pembangunan betonisasi jalan sepanjang 900 meter, Desa Mekarsari, Kampung Cipicung Desa Mekarsari dengan anggaran sebesar Rp570.000.000,- realisasinya 100%.

• Pembangunan betonisasi jalan sepanjang 700 meter, Desa Dayeuh, Kampung Babakan – Peuntas RT 05 RW 06 dengan anggaran Rp1.000.000.000,- realisasinya 100%.

• Pembangunan betonisasi jalan sepanjang 980 meter, Desa Jatisari, Kampung Sarongge RT 012 RW 006 dengan anggaran Rp400.000.000,- realisasinya 100% dan Kampung Sarongge RT 015 RW 007 dengan anggaran Rp594.000.000,- terealisasi 100%.

• Pembangunan betonisasi jalan sepanjang 2.150 meter,  Desa Cipeucang, Kampung Cukang Bungur dengan anggaran Rp300.000.000,- realisasi 40% dan Kampung Cipeucang RW 004 sebesar Rp350.000.000,- realisasinya 40%, kemudian di Kampung Tengah RW 04 dengan anggaran Rp200.000.000,- realisasinya 40%.

• Pembangunan betonisai jalan sepanjang 1.913 meter, Desa Cipenjo, Kampung Nyangegeng RT 05 RW 03 dengan anggaran Rp400.000.000,- realisasinya 100% dan Kampung Cipenjo RT 11 RW 05 dengan anggaran Rp. 600,000,000 realisasinya 100%.

• Pembangunan betonisasi jalan sepanjang 300 meter, Desa Limusnunggal Kampung Limus RT 03 RW 03 dengan anggaran Rp300.000.000,- realisasinya 40%.

• Pembangunan betonisasi jalan sepanjang 1.250 meter, Desa Situsari, Kampung Binong RT 002 RW 005 dengan anggaran Rp1.000.000.000 realisasinya 100%.

Penyerahan Bantuan Sosial Rutilahu

Pada kesempatan ini, Bupati Bogor Ade Yasin juga meninjau langsung lokasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sekaligus memberikan bantuan secara simbolis 15 juta per rumah kepada 12 orang perwakilan dari 12 Desa di Kecamatan Cileungsi.

Ade Yasin menjelaskan, secara keseluruhan program rehabilitas Rumah Tidak Layak Huni sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten yang tersebar di 40 Kecamatan dan 409 Desa dengan total 2.000 unit rehabilitas RTLH dengan anggaran 15 juta rupiah per rumah.

“Total penerima bantuan sosial Program Rehabilitasi Rutilahu di Kecamatan Cileungsi tahun 2021 sebanyak 57 Kepala Keluarga. Hari ini kita serahkan bantuan secara simbolis sebesar 15 juta per rumah kepada 12 Kepala Keluarga,” ungkapnya.

Bupati Bogor menyampaikan, setiap tahun Ia akan terus menggulirkan bantuan rehabilitasi Rutilahu untuk masyarakat yang tidak mampu yang kondisi rumahnya rusak. “Kita perbaiki dengan dana 15 juta per rumah,” cetus Ade Yasin.

Peninjauan Olahraga Woodball dan Penyerahan Sportkit Woodball di Desa Cileungsi Kidul Kecamatan Cileungsi.

Titik selanjutnya, Bupati Bogor Ade Yasin meninjau dan memainkan Olahraga Woodball dan penyerahan Sportkit Woodball di Desa Cileungsi Kidul Kecamatan Cileungsi. Woodball adalah olahraga yang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tongkat seperti palu ke dalam lubang.

Olahraga ini merupakan modifikasi dari golf yang dapat dilakukan di tanah lapang. Olahraga ini menggunakan mallet (tongkat), bola, gate (gawang kecil) dan fairway (lintasan).

Woodball pada prinsipnya adalah memasukkan bola ke dalam gate dengan cara memukul bola dengan mallet (tongkat) dengan jumlah pukulan yang paling sedikit sampai bola masuk gate, dan menghindari bola keluar dari batas lapangan,” jelasnya salah satu instruktur woodball.

Jurnalis : Jon Piter

Terima kasih telah membaca Mediasakti.id
Dapatkan Informasi, Inspirasi dan Insight di email kamu.

Daftarkan email

Tinggalkan Balasan