Kab Tasikmalaya, mediasakti.id,- Rabu (10/08/2022). Sebetulnya kita mesti tau dulu, apa sebenarnya karaoke itu?
Kata *karaoke diambil dari kata Karappo yang disingkat menjadi kara yang berarti kosong dan kata okesutura (orkestra) yang juga disingkat oke. dua kata tersebut bisa diartikan dan bisa dianggap musik tanpa vokal.
Pertama kali diperkenalkan bermula dari sebuah kedai kopi di Kota Kobe sekitar tahun 1970-an, di Negeri Matahari Terbit atau Jepang.
Awalnya karaoke ini akibat absennya sang gitaris di sebuah Bar di Kobe (sekitar tahun 1971) saat akan diadakan pertunjukan. Untuk menyiasati ketidakhadiran gitaris tersebut, pemilik bar berinisiatif memutar musik tanpa vokal dari kaset untuk diiringi sang penyanyi.
Sedang versi lain menyebutkan, bahwa karaoke ini timbul dari tradisi atau kebiasaan dari masyarakat Jepang sendiri yang suka mengiringi seseorang yang bernyanyi dengan cara bertepuk tangan secara bersama-sama.
Maka tak heran, karaoke menjadi trend di Jepang dan menjadi populer di seluruh penjuru dunia. Di Indonesia mulai mengenal bisnis karaoke keluarga sejak November 1992, Oleh perusahaan ‘Happy Puppy’ yang di Surabaya.
Dalam rangkaian menyambut hari ulang tahun ibu Pertiwi yang ke 77, di sekretariat daerah Bojongkoneng, suasana kehebohan peserta dalam mengikuti lomba karaoke, penampilan para peserta memperlihatkan kebolehannya tak kalah dengan artis yang sudah terkenal dari Jakarta, benar-benar lomba ini menjadi ajang unjuk suara para pegawai yang memiliki talenta suara emas.
Seperti 2 orang peserta dari Dishub Tito dan Uwen dari inspektorat, dalam membawakan lagu berirama dangdut tak kalah dengan penyanyi aslinya.
Sumber : dari berbagai literatur dan pustaka pribadi.
Iwan S-Joko























