Beranda Politik Rapat Koordinasi Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2024 Bersama Stakeholder di Kota Sukabumi

Rapat Koordinasi Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2024 Bersama Stakeholder di Kota Sukabumi

424

Sukabumi, Media Sakti.id, – Pada hari Selasa tanggal 13 September 2022 pukul 09.20 Wib bertempat di Hotel Horizon Jl.Siliwangi No 68 Kel.Kebonjati Kec.Cikole Kota Sukabumi telah dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2024 bersama Stakeholder di Kota Sukabumi, dengan penanggung jawab H.Ending Muhidin,S.Sos (Ketua Bawaslu Kota Sukabumi) dihadiri 50 orang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh,H. Yusup Kurnia, S.IP, SH, MH (Anggota Bawaslu Jabar),Yudi Yustiawan, ST. MT (Kaban Kesbangpol Kota Sukabumi),Ibu Kardina (Kadis Dukcapil kota Sukabumi), Muhammad Aminudin, S.Kom (Komisioner Bawaslu kota Sukabumi), Yastia Yustia Asih, S.IP, M.Kesos (Komisioner Bawaslu kota Sukabumi), Haryanto, SE, MM (Kordinator sekretariat Bawaslu kota Sukabumi), Agung Dugaswara, S.Sos (Komisioner KPU kota Sukabumi) beserta Perwakilan dari Partai Politik.

Anggota Komisioner Bawaslu Kota Sukabumi Muhammad Aminudin, S.Kom mengatakan bahwa pada saat ini yang intinya Kami mempunyai kewajiban bahwa pemilu ini supaya berjalan lebih baik dari tahun sebelumnya dan hari ini masuk tahap rekrutmen panwas tingkat kecamatan mulai tanggal 10 September 2022 sudah dilakukan sosialisasi dan tanggal 21 September 2022 sudah mulai pendaftaran, hari ini tahapan sudah mulia berjalan, harapannya tentu partai politik agar mengetahui.jadi ada tahapan perbaikan administrasi, sahabat dari partai politik agar bisa ikut dalam tahapan tersebut, karena ada partai politik yang belum ikut tahapan tersebut.

Sedangkan Komisioner Bawaslu Kota Sukabumi Yastia Yustia Asih, S.IP, M.Kesos Menambahkan bahwa sebagai mana kita ketahui, tahapan pemilu sudah di loncing di bulan Juni kemarin dan juga Bawaslu langsung melaksanakan apel siaga pelaksanaan pemilu.Sedangkan Untuk tahapan pemilu sudah di siapkan dan di siagakan oleh Bawaslu,apalagi hari ini kita ketahui sudah dalam tahapan verifikasi adminitrasi yang semuanya di atur dalam PHPU 4.

Selanjutnya Bawaslu juga sudah menyiapkan posko pengaduan masyarakat dan untuk ASN tidak boleh untuk berpartai politik harus netralitas.Dan Bawaslu menggunakan teknik pengawasannya dengan akun sipol jadi Pemilu yang demokratis berkualitas dan bermartabat akan melahirkan pemimpin yang berkualitas juga.Ada beberapa macam dugaan pelanggaran kepemiluan yaitu di antaranya pelanggaran administrasi pemilu, pidana pemilu, kode itik penyelenggara, pelanggaran netralitas ASN.Pungkas Yastia Yustia Asih,S.IP,M.Kesos

Disisi lain H. Ending Muhidin, S.Sos selaku Ketua Bawaslu Kota Sukabumi mengatakan bahwa Saya harapkan integritas kita lebih terbangun ke depannya, sehingga tugas Bawaslu tidak terlalu repot dan juga Bawaslu itu tidak hanya di bidang bentuk pelanggaran tapi Bawaslu juga memastikan proses berjalan sesuai regulasi dan melakukan upaya-upaya pencegahan.Sedangkan Kegiatan hari ini juga menjadi bagian tugas kami untuk saling mengingatkan bagaimana proses tahapan berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, walaupun memang ketika ada persoalan mudah-mudahan akan menjadi bagian proses pendewasaan.

Sehingga KPU mengeluarkan SK 346 yang menjadi bahan diskusi menarik bagi kami dan Kegiatan ini dipandang penting karena tahapan sudah berjalan seiring dengan PKP 4 2022 yang sudah launching Juli lalu. jadi sekali lagi kami mengingatkan bahwa Bawaslu tidak hanya pada penindakan saja tapi memastikan proses itu dengan upaya pencegahan. selanjutnya dalam satu bulan ke depan KPU akan menetapkan terkait dengan jumlah kursi yaitu pada tanggal 14 Oktober dan ini penting untuk diketahui semua terutama oleh pengurus parpol paling tidak untuk mempersiapkan segala sesuatunya, Ujarnya

Hal senada juga disampaikan H.Yusup Kurnia, S.IP.,SH.MH.(Anggota Bawaslu Jabar) Bahwa yang ada di sini punya komitmen yang sama, kepentingan yang sama untuk tahun 2024 pemilu bisa berjalan demokratis dan seperti yang kita ketahui pemilu akan dilaksanakan pada 14 Februari 20024 semoga pemilu di tahun 2004 bisa berjalan damai bisa melahirkan pemimpin yang punya spiritas pro terhadap rakyat untuk kepentingan publik agar rakyat sejahtera.

Jadi Bawaslu punya double power yang pertama power pencegahan dan pengawasan, power yang kedua penegakan hukum serta Kami Bawaslu hari ini berbeda mindsetnya dengan pengawas pemilu di masa silam kami menempatkan untuk penegakan hukum itu pada tempat yang semestinya. untuk Orientasi Bawaslu tidak langsung pada penegakan hukum tapi lebih banyak mendahulukan kerja-kerja pencegahan seperti halnya pokok inilah yang dilakukan lebih banyak pada segmen, bukan hanya tokoh-tokoh politik ASN, kami juga menyapa tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, parpol calon peserta pemilu.

Kami juga mendahulukan langkah pencegahan dan pengawasan, kalaupun teman-teman KPU punya pandangan berbeda kami memberikan ruang pada teman-teman KPU untuk mengkoreksi,dan Bawaslu hanya mengawal regulasi itu bisa ditegakkan, itu saja spiritnya. jadi dari beberapa aspek kami juga memfokuskan pada sejumlah titik rawan pemilu 2024, kita harus jaga politik kita tetap sehat dan selain itu kami juga memfokuskan agar tidak terjadinya politik-politik uang di titik-titik rawan tersebut.Pungkas H.Yusup Kurnia,S.IP.,SH.MH.

Deni Handersen