Beranda Regional Priangan Barat Aksi Unjuk Rasa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cab.Sukabumi Ke Kantor DPRD Kabupaten...

Aksi Unjuk Rasa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cab.Sukabumi Ke Kantor DPRD Kabupaten Sukabumi

495

Sukabumi. Media Sakti.id, – Pada hari senin tanggal 12 September 2022 Pukul 15.17 Wib bertempat di Kantor DPRD Kab.Sukabumi, Komplek Perkantoran Jajaway Jl. Sudirman No. 40 Desa. Citepus Kec. Palabuhanratu telah berlangsung aksi unjuk rasa dari HMI (Himpunan Mahasiswa Islam ) Cab.Sukabumi dengan Korlap (Faiz A.M) diikuti sekitar 60 orang.

Para mahasiswa mengutarakqn beberapa tuntutan yaitu : 1). HMI Menolak Kenaikan Harga BBM Bersubsidi. 2). Mendesak Anggota DPRD Kab.Sukabumi untuk menyampaikan pendiakan terkait kenaikan harga BBM kepada DPR RI. 3) Berantas Mafia Migas. 4) Mendesak Permerintah untuk mengawasi penyaluran BBM supaya tepat sasaran.

Adapun HMI menggunakan alat peraga yang dibawa berupa : 1. Mobil Komando. 2.Megaphone/pengeras suara. 3. 2 buah Spanduk / Banner yang Bertulisakan : a) Tolak kenaikan BBM, b) Jokowi, amin Boneka Oligarki.c) BBM naik Rakyat tercekik. d). 14 (buah) Bendera HMI. e). Titik kumpul di Depan Setda Kab.Sukabumi Jl.Siliwangi 10 Palabuhanratu, longmact Jl.Siliwangi – Jln Bhayangkara – Jl.Jend. Sudirman.

Orasi HMI tersebut menyampaikan bahwa : anggota dewan tidak ke berpihakan kepada rakyat kecil sehingga rakyat kecil merasa terkecekik, kita berhari – hari melakukan aksi untuk melakukan penurunan harga BBM. Kita tidak akan pulang sebelum kenaikan BBM turun. Wakil rakyat sekarang tidak pro terhadap rakyat, mahasiswa akan melakukan aksinya. kebijakan saat ini telah mensengsarakan rakyat dan kita mensuarakan untuk membela rakyat. Mana anggota dewan hadir disini, Saya mau bertemu dengan anggota rakyat. saya minta anggota rakyat terpang-pang disini.

Apakah pantas wakil rakyat yang tidak bisa hadir disini, sedangkan wakil rakyat digaji rakyat. Dampak kenaikan BBM berdampak kepada bahan pokok naik. adakah wakil rakyat datang kesini, kita hanya satu kata kita lawan. kami ingin mendengar secara langsung dengan anggota Dewan, mana anggota dewan yang bisa hadir disini, kita meminta berantas mafia migas. saya minta dari anggota dewan sampai ketua untuk hadir, apakah anggota dewan tidak bisa menerima hati nurani kita. Coba kita lihat anggota dewan yang terpangpang di spanduk didepan ini mana yang hadir.

Kemanakan uang 400 triliun ini, apakah uang ini dipaling, karena ini bisa menyenhsarakan rakyat. Hukum di negara ini bisa tumpul karena negara kita banyak mafia- Mafia hukum. kita ini mau dibawa kemana, bagaimanapun masyarakat turun kelapangan, mana hati nurani dengan penderitaan rakyat, kami harus kepada siapa mengadu, karena aspirasi tidak didengar, hari ini betapa sulitnya.

Aksi mahasiswa sedikit ricuh dipicu oleh saling dorong-mendorong dengan aparat keamanan karena anggota Dewan ingin hadir semuanya, sedangkan dari Anggota DPRD kab.Sukabumi Sudah diwakili oleh ibu leni dan wakil ketua 2, M.Sodikin dari fraksi PKS, selanjutnya Pada pukul 16.22 Wib Mahasiswa membakar Ban bekas karena merasa kekesalan kepada Wakil Rakyat.Sehingga pada pukul 16.40 wib Massa mahasiswa dari HMI menyegel pintu masuk dan menulis di depan tembok DPRD yang bertuliskan ” DPRD Disegel HMI”. Dan Akhirnya Massa dari mahasiswa HMI merasa kecewa kepada anggota DPRD Kab.Sukabumi dan akan kembali lagi dengan massa yang lebih banyak.

Deni Handersen