Beranda Regional Priangan Barat Safety Briefing PLN ULP Cikampek: Jangan Paksa Diri Bekerja Saat Kondisi Tubuh...

Safety Briefing PLN ULP Cikampek: Jangan Paksa Diri Bekerja Saat Kondisi Tubuh Tidak Fit

150

Kabupaten Karawang, Mediasakti.id,–

PLN ULP Cikampek kembali menegaskan pentingnya kesiapan fisik dan mental pekerja sebelum menjalankan tugas. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan safety briefing sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan PLN.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh pekerja diingatkan untuk tidak memaksakan diri bertugas ketika kondisi tubuh sedang tidak fit. Sebab, bekerja dalam kondisi sakit, kelelahan, kurang tidur, maupun tidak prima dapat meningkatkan risiko terjadinya kesalahan yang berujung pada kecelakaan kerja.

Manager PLN ULP Cikampek, Ade Mardiana, menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi perhatian utama sebelum pekerjaan dimulai.

Menurutnya, setiap pekerja harus jujur terhadap kondisi tubuhnya. Apabila mengalami keluhan seperti pusing, sakit kepala, badan lemas, atau kondisi lain yang menyebabkan tidak siap bekerja, pekerja diminta segera menyampaikannya kepada pengawas.

“Pak, maaf saya kurang fit hari ini. Kepala pusing dan badan lemas,” menjadi salah satu ilustrasi yang disampaikan dalam pesan keselamatan tersebut.

Hal itu bukan sekadar persoalan kesehatan pribadi, tetapi berkaitan langsung dengan keselamatan seluruh tim di lapangan. Pekerja yang memaksakan diri dalam kondisi tidak fit berpotensi mengalami penurunan konsentrasi dan respons, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya human error.

Karena itu, melalui safety briefing, PLN kembali mengingatkan bahwa kesiapan personel harus dipastikan sebelum pekerjaan dilaksanakan. Pengawas memiliki peran penting untuk memastikan setiap anggota tim benar-benar dalam kondisi siap, memahami pekerjaan yang akan dilakukan, serta menjalankan seluruh prosedur keselamatan.

Jangan tunggu kecelakaan terjadi baru keselamatan dibicarakan.

PLN juga mendorong seluruh pekerja untuk membangun kepedulian terhadap rekan kerja. Jika melihat ada rekan yang terlihat sakit, kelelahan, mengantuk, atau tidak fokus, jangan dibiarkan. Saling mengingatkan merupakan bagian dari upaya mencegah kecelakaan sejak dini.

Pesan keselamatan yang disampaikan dalam safety briefing tersebut juga menekankan bahwa tidak ada pekerjaan yang lebih penting daripada keselamatan jiwa manusia.

Target pekerjaan memang harus dicapai dengan kualitas terbaik. Namun, pencapaian target tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan keselamatan pekerja.

“Lakukan pekerjaan dengan kualitas terbaik dan kembali pulang dalam kondisi lengkap, sehat dan selamat demi keluarga di rumah,” menjadi pesan yang kembali ditegaskan.

Melalui kegiatan safety briefing ini, PLN ULP Cikampek ingin memastikan bahwa keselamatan bukan hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan dalam setiap aktivitas kerja.

Bekerja profesional bukan berarti memaksakan diri dalam segala kondisi. Profesional adalah mampu mengenali batas kemampuan, berani menyampaikan kondisi yang sebenarnya, mematuhi prosedur keselamatan, serta peduli terhadap keselamatan rekan kerja.

Sebab, pekerjaan bisa diatur ulang, tetapi keselamatan jiwa tidak bisa dipertaruhkan.

“Safety… Yes! Healthy… Yes! Accident… No!”

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pekerja agar setiap pekerjaan selalu diawali dengan kesiapan, dilakukan dengan penuh kewaspadaan, dan diakhiri dengan satu tujuan: selamat sampai kembali ke rumah.
( Dods ).