Beranda Regional Bandung Raya Tuduhan Makan Malam Mewah Pakai Uang Pajak, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi,...

Tuduhan Makan Malam Mewah Pakai Uang Pajak, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Itu Acara Keluarga Bukan Dana Negara

146

Bandung, Mediasakti.id ,-

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi dengan sikap tenang namun tegas isu yang menyebar luas di media sosial, yang menuduh dirinya dan sejumlah pejabat lain menikmati jamuan makan malam mewah yang diduga dibiayai menggunakan uang pajak masyarakat. Bandung Jawa barat Rabu 09/09/2026

Di lansir dari unggahan vidio yang beredar akun Instagram pribadinya nya dedimulyadi71 .Isu tersebut bermula dari sebuah potongan rekaman video yang beredar dan disebarkan secara masif di berbagai platform media sosial. Dalam cuplikan itu, terlihat gubernur Jawa barat Dedi Mulyadi hadir duduk bersama sejumlah pejabat dalam suasana jamuan makan malam.

Narasi yang disampaikan dalam video tersebut langsung menimbulkan kemarahan publik, dengan tuduhan bahwa para pejabat menikmati kemewahan dari uang pajak yang dibayarkan rakyat, sementara masyarakat sendiri harus bekerja keras dan bersusah payah memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Bunyi narasi yang menyertai video tersebut berbunyi Mereka hidup senang, bahagia dan makan enak dengan uang pajak yang kalian bayar. Sementara kalian yang bayar pajak pontang-panting sehari-hari untuk menghidupkan kehidupan keluarga. Maka oleh sebab itu mulai hari ini, berhentilah membayar pajak jika uang pajak itu hanya mereka-mereka saja yang menikmatinya.”

Video tersebut bahkan sempat diunggah ulang di akun media sosial resmi pribadi Dedi Mulyadi sendiri, yaitu akun Instagram Kang Dedi Mulyadi, Kamis (08/09/2026), yang kemudian semakin memperluas jangkauan penyebaran isu ini.

Menanggapi tuduhan yang berkembang pesat itu, Gubernur Dedi Mulyadi langsung memberikan klarifikasi secara terbuka dan rinci. Ia menegaskan dengan tegas bahwa acara makan malam yang terlihat dalam rekaman tersebut sama sekali bukan kegiatan kedinasan, bukan pesta pribadi, dan paling penting—tidak menggunakan sepeser pun uang pajak maupun anggaran negara atau

“Terima kasih Bapak yang baik hati sekali sudah memposting kegiatan makan malam saya pada acara open house Bapak Maruarar Sirait, atau yang biasa saya sapa Bapak Asep . (Ajat Sudrajat).