Beranda Regional Priangan Timur Pesantren Darussalam Hidupkan Dakwah Lewat Nada : Ratusan Alumni Ramaikan Gelaran Naduah”

Pesantren Darussalam Hidupkan Dakwah Lewat Nada : Ratusan Alumni Ramaikan Gelaran Naduah”

122

Ciamis , Mediasakti.id ,-

Pondok Pesantren Darussalam Ciamis menggelar kegiatan Naduah (Nada dan Dakwah) pada Selasa malam di kompleks pesantren Darussalam. Gelaran ini menjadi media syiar melalui seni sekaligus penyemangat bagi para santri menjelang ujian.

Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, Dr. H. Fadlil Yani Ainusyamsi, M.Ag., atau Kang Icep, Rabu (19/11/2025) menjelaskan bahwa program Naduah merupakan agenda yang telah lama dirancang. Semula konser direncanakan digelar di luar pesantren, namun pada akhirnya dipusatkan di kampus Darussalam.

“Kita ingin masyarakat lebih mengenal dunia pesantren. Bahwa pesantren bukan seperti sebagian anggapan yang dianggap anti budaya dan seni. Justru Darussalam menjadi salah satu pesantren yang menyiarkan dakwah melalui seni,” ujar Kang Icep.

Kegiatan ini dimeriahkan oleh para alumni Darussalam yang telah berkiprah di dunia seni, seperti Resto, Riza Hilman, dan Jamru. Dua artis alumni lainnya, Fa’ang Wali dan Ruri Republik, belum dapat hadir karena urusan keluarga, namun direncanakan tampil pada gelaran berikutnya.

Antusiasme masyarakat, alumni, dan pecinta musik terlihat sejak sore hingga malam. Para sesepuh musik, musisi muda, hingga komunitas pecinta seni hadir memberikan dukungan moral kepada santri.

Selain syiar, konser Naduah juga bertujuan memberikan suntikan motivasi bagi santri menjelang ujian. “Kami ingin para santri lebih giat dan semangat belajar. Acara ini sekaligus menjadi penyegar bagi mereka,” tutur Kang Icep.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Icep mengungkapkan bahwa dirinya memiliki lebih dari 40 lagu ciptaan, sekitar 20 di antaranya sudah direkam. Sebanyak 18 lagu dibawakan dalam konser oleh para vokalis Darussalam yang tergabung dalam Hafmi, terdiri dari 14 santri yang tampil bersama para mentor.

Ia menegaskan bahwa pendekatan dakwah di era kini memerlukan sentuhan yang lebih segar agar tidak menimbulkan kejenuhan di tengah masyarakat. Karena itu, Darussalam memilih seni sebagai medium dakwah, dengan tetap menjaga nuansa religius dan nilai-nilai Islam.

“Seni yang kita pilih tetap bernuansa religius. Genre musik juga disesuaikan dengan nilai-nilai Islam, tanpa membedakan gender, selama tujuannya untuk dakwah,” katanya.

Naduah direncanakan menjadi agenda rutin tahunan yang akan diintegrasikan dengan momentum besar pesantren seperti Hari Pahlawan, Maulid Nabi, dan peringatan penting lainnya. Ke depan, tidak menutup kemungkinan kegiatan ini berkolaborasi dengan event tingkat kabupaten.

Pelaksanaan Naduah tahun ini pun mendapat dukungan luas, mulai dari pejabat, tokoh masyarakat, komunitas otomotif, hingga para pengusaha. Acara juga disiarkan secara streaming agar alumni di berbagai daerah dapat mengikuti secara langsung.

“Kehadiran mereka saja sudah menjadi bentuk kontribusi. Banyak yang hadir dari kalangan pemerintah, pengusaha, tokoh masyarakat hingga komunitas hardtop. Alhamdulillah semuanya memberi energi positif,” ujar Kang Icep.

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Darussalam kembali menegaskan komitmennya menyebarkan dakwah dengan pendekatan seni yang santun, kreatif, dan kaya nilai keagamaan. ( Dods ).