Beranda Regional Priangan Timur Puskesmas Cikoneng Perkuat Kapasitas 58 Kader Posyandu, Dorong Pelayanan Gizi Berbasis Digital

Puskesmas Cikoneng Perkuat Kapasitas 58 Kader Posyandu, Dorong Pelayanan Gizi Berbasis Digital

20

Ciamis, Mediasakti.id ,-

UPTD Puskesmas Cikoneng, Kabupaten Ciamis, memperkuat kapasitas kader posyandu melalui kegiatan pemberdayaan kader gizi. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mendorong kader agar mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi (IT), khususnya dalam pelaporan kegiatan.

Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 58 kader posyandu yang berasal dari sembilan desa di wilayah kerja Puskesmas Cikoneng. Setiap posyandu diminta mengirimkan satu orang perwakilan kader untuk mengikuti pembinaan.

Kepala UPTD Puskesmas Cikoneng melalui Kasubag TU, Agus Hermawan, menuturkan bahwa pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan kader dalam menjalankan tugas, terutama di tengah semakin banyaknya aktivitas pelayanan dan kewajiban pelaporan.

Menurutnya, kader posyandu dituntut tidak hanya aktif dalam kegiatan pelayanan di lapangan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan sistem pelaporan yang kini semakin mengandalkan teknologi digital.

“Dengan banyaknya aktivitas dan kewajiban pelaporan, kami berharap para kader bisa terus bersinergi, dinamis, serta mengikuti perkembangan. Apalagi sekarang pelaporan sudah menggunakan media IT, sehingga kemampuan kader juga harus ditingkatkan,” tuturnya. Sabtu, 7/11/2026.

Agus menegaskan, peningkatan kapasitas kader harus berjalan seiring dengan penugasan dan tanggung jawab yang diberikan. Dengan demikian, seluruh kegiatan posyandu dapat terlaksana lebih optimal, mulai dari pelayanan hingga pelaporan.

Ia berharap pembinaan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar berdampak terhadap peningkatan kualitas kerja kader di masing-masing posyandu.

Selain peningkatan kemampuan kader, Puskesmas Cikoneng juga mengapresiasi dukungan pemerintah desa dalam menyediakan sarana dan fasilitas yang dapat menarik minat masyarakat, khususnya anak-anak, untuk datang ke posyandu.

Menurut Agus, sejumlah desa telah menunjukkan antusiasme dengan menyediakan berbagai fasilitas permainan anak di lingkungan posyandu. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih ramah anak sekaligus meningkatkan ketertarikan keluarga untuk memanfaatkan pelayanan posyandu.

“Kami melihat desa sudah cukup antusias dengan menyediakan berbagai permainan anak di posyandu. Mudah-mudahan fasilitas tersebut bisa merangsang minat anak untuk datang ke posyandu,” ungkapnya.

Ia juga mengajak para orang tua untuk berperan aktif dengan mendampingi anak saat mengikuti kegiatan posyandu. Dukungan keluarga dinilai penting agar pelayanan pemantauan kesehatan dan pemenuhan gizi anak dapat berjalan secara berkelanjutan.

Melalui pembinaan ini, Puskesmas Cikoneng berharap sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader posyandu, dan masyarakat semakin kuat. Peningkatan kapasitas kader serta dukungan fasilitas diharapkan mampu mendorong pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang lebih efektif, tertib, dan maksimal.
( Dods ).