Sukabumi, Media Sakti.id, – Pada hari Jumat tanggal 23 September 2022 sekitar pukul 19.30 WIB telah terjadi banjir musiman akibat luapan aliran sungai Cikaso Desa/Kec.Cibitung, Kab.Sukabumi yang diakibatkan intensitas curah hujan cukup tinggi sejak pukul 16.00 WIB sehingga luapan air sungai merendam sebagian Pemukiman/Kios milik Warga sekitar.
Menurut keterangan Saksi (Sdr. Gozal), bahwa Kronologis awal bermula dari sekitar pukul 19.30 WIB air sungai Cikaso tiba2 meluap dengan cepat sehingga Pemukiman dan Kios milik warga terendam. Melihat kejadian tersebut, Warga yang terdampak spontan mengevakuasi sebagian barang2 ketempat yg aman.
Kejadian tersebut merupakan banjir musiman yang terjadi hampir setiap tahun ketika memasuki musim penghujan karena kondisi bantaran sungai berada didataran rendah dan berdekatan dengan Pemukinan/Kios dilokasi Curug Cikaso Kawasan Geopark.
Anggota Polsek Surade, Anggota Koramil 0622-14/Surade, Unsur Kecamatan dan Desa segera membantu evakuasi barang-barang milik Warga yg terdampak,serta Memberikan himbauan terhadap Warga setempat agar tetap tenang dan selalu waspada untuk mengantisipasi adanya banjir susulan.
Hasil Pendata Pemukiman/Kios milik Warga yg terdampak diperkirakan kerugian sementara; bahwa tidak terdapat Korban luka dan Korban jiwa sedangkan kerugian Materil masih dalam pengitungan dan pendataan kurang lebih sebanyak 54 Unit rumah serta barang barang milik warga di Kp. Ciniti RT09/RW 01 Desa / Kec. Cibitung terendam banjir dengan kedalaman rata-rata 1 s.d 1,5 m.
Ditambah lagi Sebanyak 60 Unit rumah serta barang-barang milik warga di Kp. Cilopang Desa / Kec.Cibitung terendam banjir dengan kedalaman rata-rata 1,5 m.
Kondisi sungai Cikaso mengalami pendangkalan akibat aktifitas penambangan pasir secara manual dan kondisi air laut pasang sehingga aliran sungai Cikaso terdorong kembali ke hulu sungai.Hingga saat ini aliran sungai Cikaso masih deras, Warga yang terkena dampak mengungsi di Lokasi yang aman dan aliran listrik PLN padam.
Sedangkan Unsur Muspika sudah menyiapkan tempat pengungsian di SDN Simpangdago jarak kurang lebih 700 m. untuk mengantisipasi banjir lebih besar. Untuk selanjutnya pada Pukul 22.45 WIB kondisi air berangsur surut dengan cuaca hujan ringan.
Deni Handersen























