Beranda Regional Priangan Timur Wabup Ciamis Secara Resmi Buka Kejuaraan Silat Antar Perguruan

Wabup Ciamis Secara Resmi Buka Kejuaraan Silat Antar Perguruan

289

Kab Ciamis, mediasakti.id,- Bertempat di Gelanggang Galuh Taruna ( GGT ) Ciamis, Kejuaraan Pencak Silat terbuka antar perguruan silat Tatar Galuh Open Tingkat pelajar dan dewasa secara resmi di buka oleh Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra. Jum’at (05/05/2023).

Yana D Putra menuturkan, kejuaraan silat yang digelar saat ini merupakan pergelaran yang kelima kalinya.

“Kejuaraan Tatar Galuh Open ini adalah yang kelima kalinya, terimakasih dan apresiasi tinggi kepada jajaran panitian dan perguruan,” kata Yana saat memberikan sambutannya.

Yana mengharapkan, kejuaraan ini memperkuat tali silaturahmi dan melahirkan kembali atlet-atlet pencak silat yang berprestasi.

“Mudah-mudahan silaturahmi antar kita semua itu bisa senantiasa terjaga dengan baik dan mudah-mudahan melalui kegiatan ini nantinya bisa melahirkan atlet pencak silat yang berprestasi di tingkat Nasional bahkan Internasional,” harapnya.

Yana menjelaskan, perkembangan pencak silat di Ciamis mengalami penurunan. Karena gagalnya meraih medali emas di ajang Porprov Jabar.

“Perkembangan pencak silat di Ciamis, apabila dilihat dari prestasi agak menurun, trend medali emas di Porprov biasanya didapatkan tapi di Porprov kemarin lepas. Meskipun saya yakin bukan faktor teknis tapi lebih ke hal-hal yg non teknis,” jelasnya.

“Melalui kejuaraan ini, kedepannya di olahraga bela diri melalui event-event ini terlahir kembali atlet dan menjadi lebih baik dari prestasi-prestasi sebelumnya,” sambungnya.

Yana menitipkan agar anak-anak usia dini agar dilatih dan lebih diperhatikan dan ia menginginkan pelatih yang melatih para atlet nantinya merupakan guru besarnya langsung.

“Saya titip pembinaan-pembinaan terhadap anak-anak di usia dini tolong lebih di perhatikan, kalau di Brazil kenapa sepak bola mendunia itu karena anak-anak usia 5 tahun sudah dilatih oleh pelatih yang bersertifikat. Sedangkan di Indonesia dilatih oleh kakaknya yang sedikit lebih tinggi,” ujarnya.

“Saya harap kedepannya tidak seperti itu lagi, karena seperti gedung itu bagaimana pondasinya. Jadi, harus guru besar yang turun melatih di pencak silat,” lanjutnya.

Yana yakin, bahwa jika guru besarnya yang turun langsung melatih para atlet. Maka bukan mimpi jika nantinya Ciamis dapat kembali berprestasi.

“Saya yakin akan berbeda jika dilatih oleh guru besarnya dan saya yakin akan kuat, saya yakin bukan suatu angan-angan Ciamis dapat berprestasi di pencak silat. Jika apa yang tadi saya sampaikan dilakukan, meskipun membutuhkan waktu,” tuturnya.

Yana juga menitipkan sportifitas kepada para atlet dan juga wasit dan juri harus objektif dalam memberikan penilian.

“Saya titip sportifitas, wasit dan juri bertindak objektif. Jangan sampai anak-anak kita yang masih tinggi idealismenya jangan sampai terkena oleh keputusan-keputusan yang tidak objektif,” tuturnya.

Pembukaan kejuaraan silat tersebut dihadiri oleh Forkopimda Ciamis, Ketua Koni Ciamis, dan pihak lainnya yang terkait. Dods