Ciamis, Mediasakti.id ,-
Komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kuliner terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Sharing Basic untuk Menjadi Seorang Head Chef bertema “All About Kitchen” yang digelar secara gratis di Rumah Makan Ceu Yayah, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan yang dipandu Chef Enda, Ketua ICA DPC Tasikmalaya, diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah, di antaranya Kabupaten Ciamis, Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Rajapolah, hingga Ciawi. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran bagi calon head chef, pelaku usaha kuliner, maupun masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang dapur profesional.
Mengusung slogan “Tingkatkan Skill, Bangun Passion, Jadi Chef Hebat Mulai dari Dapur”, para peserta dibekali empat materi dasar yang menjadi fondasi penting dalam dunia kuliner, yakni Cooking Method, Cutting Method, Basic Spice and Sauce, serta Cost of Goods Sold (COGS) yang membahas pengelolaan biaya pokok penjualan dalam operasional dapur.
Chef Enda mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya ICA dalam mencetak tenaga dapur yang kompeten dan siap bersaing di industri kuliner. Menurutnya, penguasaan teknik dasar menjadi syarat utama sebelum seseorang menempati posisi sebagai head chef.
“Melalui sharing ini kami ingin membekali peserta dengan kemampuan dasar yang wajib dimiliki seorang chef. Masih banyak yang belum memahami teknik memasak, teknik memotong bahan, penggunaan bumbu dasar dan saus, hingga cara menghitung biaya operasional dapur. Padahal kemampuan tersebut sangat menentukan kualitas kerja di kitchen,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelatihan ini juga dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan tenaga dapur pada berbagai sektor, termasuk restoran, hotel, usaha katering, kitchen business, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan sumber daya manusia dengan keterampilan memadai.
Menurut Chef Enda, dunia kuliner terus berkembang sehingga seorang chef dituntut tidak hanya mahir memasak, tetapi juga memahami efisiensi kerja, pengendalian biaya, kebersihan, dan manajemen dapur.
“Kami ingin mencetak calon head chef yang siap bekerja secara profesional. Kompetensi harus terus ditingkatkan agar mampu mengikuti kebutuhan industri yang semakin berkembang,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak tenaga kuliner lokal yang memiliki keterampilan sesuai standar industri.
“Kami akan terus membuka ruang belajar bagi siapa saja yang ingin berkembang. Kuncinya adalah kemauan untuk belajar, disiplin, dan terus mengasah kemampuan,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, Chef Enda berpesan kepada seluruh peserta agar memiliki mental dan fisik yang kuat dalam meniti karier di dunia kuliner.
“Dunia kitchen bukan pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan disiplin, kerja keras, mental yang kuat, dan semangat untuk terus belajar. Jangan mudah menyerah jika ingin menjadi chef yang profesional,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang peserta perwakilan dari SPPG Ciamis – Panyingkiran 1, Deva, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat bermanfaat, terutama dalam memahami teknik dasar memasak dan persiapan kerja di dapur.
“Materinya sangat bermanfaat. Kami jadi lebih memahami teknik dasar memasak, persiapan sebelum bekerja di dapur, hingga cara kerja kitchen yang profesional. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan karena sangat membantu menambah wawasan dan keterampilan,” ungkapnya. ( Dods ).























