Ciamis, Mediasakti.id ,-
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) melalui Pos WMK Banjarsari bergerak cepat menangani kebakaran yang melanda sebuah toko cuci gudang di Dusun Neglasari, RT 001/RW 001, Desa Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Senin (10/8/2026) dini hari.
Kebakaran yang diduga dipicu hubungan arus pendek listrik tersebut menghanguskan seluruh bangunan berukuran 8 x 20 meter. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.
Petugas Pos WMK Banjarsari menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.30 WIB. Tanpa membuang waktu, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba tiga menit kemudian, yakni pukul 04.33 WIB.
Untuk mempercepat penanganan, Damkar mengerahkan enam unit armada, terdiri atas lima unit kendaraan pancar dan satu unit tangki suplai. Sebanyak 21 personel diterjunkan untuk melakukan pemadaman dan memastikan api tidak kembali menyala.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman terhadap kobaran api yang telah membesar. Petugas kemudian melanjutkan dengan proses pendinginan untuk menurunkan suhu pada bangunan dan material yang terbakar sekaligus mencegah munculnya kembali titik api.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan observasi secara menyeluruh di area terdampak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi benar-benar aman dan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Kabid Damkar Ciamis Budi Rahmat, S.IP., bersama Kasi Pengendalian Trisyanto, S.IP., turut terlibat dalam penanganan di lapangan. Tim Damkar Pos WMK Banjarsari juga diperkuat sejumlah personel dalam proses pemadaman hingga pendinginan.
Penanganan tidak hanya dilakukan Damkar. Sejumlah unsur turut membantu di lokasi, di antaranya Pemadam Kota Banjar, BPBD, Polsek Banjarsari, Koramil Banjarsari, Pemerintah Kecamatan Banjarsari, perangkat desa, Tagana, RCS, MDMC, RAPI, BAZNAS, serta Karang Taruna Banjarsari.
Berdasarkan laporan petugas, kebakaran mulai diketahui sekitar pukul 03.30 WIB. Api kemudian membesar sehingga pemilik objek segera meminta bantuan kepada petugas pemadam kebakaran.
Setelah proses pemadaman, pendinginan, dan pemeriksaan dinyatakan selesai, lokasi dipastikan aman sekitar pukul 07.00 WIB. Petugas Damkar selanjutnya kembali ke Pos WMK Banjarsari untuk melanjutkan tugas piket dan menjaga kesiapsiagaan.
Peristiwa tersebut kembali menunjukkan pentingnya kecepatan laporan dan respons petugas Damkar dalam menangani kebakaran. Masyarakat juga diimbau segera menghubungi layanan darurat Damkar ketika menemukan kebakaran agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Petugas turut mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha. Dugaan korsleting listrik harus menjadi perhatian serius karena dapat memicu kebakaran dan menimbulkan kerugian besar. ( Dods ).























