Beranda Regional Bandung Raya Kapolsek Cicalengka, Menjadi Korban Pengeroyokan Saat Pengamanan Karnaval HUT RI ke-81, Mengalami...

Kapolsek Cicalengka, Menjadi Korban Pengeroyokan Saat Pengamanan Karnaval HUT RI ke-81, Mengalami Luka di Hidung Berdarah

150

Cicalengka, Kabupaten Bandung, Mediasakti.id ,-

Peristiwa memprihatinkan terjadi di tengah kemeriahan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kapolsek Cicalengka, Polres Bandung Polda Jabar, Kompol Ade Rahmat, S.Pd., M.H., dilaporkan menjadi korban pengeroyokan dan mendapat perlakuan kasar saat sedang melaksanakan pengamanan dan pengaturan jalannya karnaval di wilayah Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Senin (17/8/2026).

Dalam insiden tersebut, Kapolsek Cicalengka diketahui mengalami luka di bagian hidung hingga berdarah, diduga akibat pukulan yang dilancarkan oleh sejumlah orang yang berada di lokasi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pelaku diduga berada dalam kondisi mabuk berat saat kejadian berlangsung.

Peristiwa bermula ketika petugas kepolisian yang bertugas di lokasi mengarahkan peserta karnaval Desa Tenjolaya yang dinilai berjalan tidak tertib dan berpotensi menimbulkan kericuhan maupun kecelakaan. Namun, arahan petugas tersebut justru disambut dengan sikap penolakan dan tindakan kasar dari sejumlah peserta. Melihat situasi yang mulai memanas, Kapolsek Cicalengka turun tangan langsung untuk menertibkan dan menengahi keadaan, namun justru dirinya yang mendapat pukulan dan diperlakukan kasar hingga mengalami luka.

Kejadian ini memicu kekhawatiran sekaligus kemarahan di kalangan masyarakat, mengingat peristiwa tersebut terjadi di tengah perayaan kemerdekaan yang seharusnya penuh kebersamaan, kedamaian, dan rasa hormat sesama warga. Terlebih lagi, tindakan kekerasan dilakukan terhadap aparat yang sedang melaksanakan tugas pengabdiannya demi menjaga ketertiban dan keamanan bersama.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai perkembangan kasus ini, termasuk identitas pelaku dan langkah hukum yang akan diambil. Pihak berwenang diharapkan segera melakukan penyelidikan mendalam, mengumpulkan fakta di lapangan, dan menindak tegas siapa pun yang terbukti melakukan kekerasan. (Ajat Sudrajat).