Beranda Regional Bandung Raya Gelar Reses Masa Sidang ll Tahun 2023 Anggota DPRD PDIP, kang UPI...

Gelar Reses Masa Sidang ll Tahun 2023 Anggota DPRD PDIP, kang UPI Gandeng BPJS Sosialisasi Pentingnya BPJS Kesehatan

339

Kabupaten Bandung, Mediasakti.id,- Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bandung, Moch Lutfi Hafiyyan melaksanakan kegiatan reses masa sidang ll tahun 2023. Masa reses kedua di tahun 2023 ini di laksanakan selama 4 hari yakni dari tanggal 13-16 Pebruari 2023.

Masa reses merupakan masa di mana setiap anggota DPRD melakukan kegiatan di luar masa sidang pada masa reses, para anggota dewan ini berkesempatan untuk bertemu dan menjumpai konstituan di daerah pemilihan nya (dapil) masing masing, hal ini di lakukan gimana menjaring dan menampung aspirasi warga masyarakat.

Kegiatan reses ini perlu dilakukan guna mendengarkan secara langsung aspirasi yang ada di masyarakat, sehingga nantinya bisa diambil sebuah keputusan yang terbaik, termasuk usulan pembangunan yang ada di daerah masing-masing, pada reses kali ini selama mendengar aspirasi/usulan masyarakat Anggota DPRD PDI Perjuangan, Moch Lutfi Hafiyyan juga di dampingi petugas dari BPJS yang secara langsung memberikan gambaran terkait mekanisme dan aturan BPJS di kabupaten Bandung.

Kepada awak Media Sakti Indonesia / mediasakti.id politisi PDIP ini memberikan gambaran pelaksanaan reses yang di laksanakan di cafe siupi jln raya Cicalengka barat desa Tenjolaya kabupaten Bandung, Selasa 14-02-2023.

Alhamdulillah saya dapat melaksanakan reses dengan mengundang warga masyarakat Desa Marga Asih dan Desa Cikuya mereka dalam segala hal sangat antusias mengikuti kegiatan reses sampai akhir, ucap kang UPI, sapaan akrab Moch Lutfi Hafiyyan.

Pada reses kali ini kata Kang UPI, saya mengundang narasumber dari BPJS hal ini di maksudkan untuk memberikan sosialisasi mengenai pentingnya nya BPJS kepada masyarakat terutama masalah BPJS kesehatan sehingga reses kali ini secara husus lebih ke BPJS untuk kesehatan masyarakat di mana masyarakat Marga Asih dan Cikuya di berikan perhatian akan tata cara manfaat teknis terkait BPJS baik yang dari pemerintah maupun mandiri dan saya kira materi nya cukup, tersampaikan kepada masyarakat, jelasnya.

Masih kata Kang UPI, untuk pembuatan kartu BPJS berbayar kami bisa bantu untuk proses cetak nya hanya perlu waktu 2 Minggu karena harus menunggu virtual account untuk pembayaran ke Bank dan data nya tinggal di kirim kan via whashaf, tetapi untuk BPJS yang di bayar pemerintah (gratis) lanjut Kang UPI.

Surat ini untuk kabupaten Bandung, kuota BPJS dari kementrian sudah melebihi 200 ribu peserta dan total 1,2 juta kuota, saat ini di kementerian sudah memberikan tambahan 200 ribu sehingga untuk pengajuan BPJS gratis itu kemungkinan sudah di batasi Karena terlalu over load.

Untuk APBD sudah sekitar 36 ribu jiwa yang saat ini BPJS nya di covevorasi pemerintah kabupaten Bandung. Cuma saat ini pemerintah sedang mengalami kekurangan anggaran karena lebih fokus untuk ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi, maka untuk sementara penanganan nya di tanggung melalui SKTM jelas Kang UPI.

Untuk kedepannya pemerintah kabupaten Bandung akan menaikkan Universitas health coverage (UHC) nya karena saat ini nilai UHC kabupaten Bandung sudah sangat tinggi di kisaran 97 s/d 98 persen hampir mendekati 100 persen, hal ini tentu nya menjadi dilema, Karena jika SKTM sudah tidak bisa maka BPJS harus di upayakan” pangkas politisi muda PDIP, Moch Lutfi Hafiyyan.

Penulis : Asep muhidin
Editor. : Muller M