Beranda Regional Priangan Timur Hujan Deras Picu Longsor di Ruas Jalan Jagabaya–Emblegan, Akses Sempat Terganggu

Hujan Deras Picu Longsor di Ruas Jalan Jagabaya–Emblegan, Akses Sempat Terganggu

147

Ciamis, Mediasakti.id ,–

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Panawangan pada Jumat (5/12/2025) sore mengakibatkan terjadinya bencana tanah longsor di ruas jalan kabupaten Jagabaya–Emblegan. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB dan menimpa tanjakan Jalan Jagabaya–Natanegara, tepatnya di Kampung Pamengker, Desa Jagabaya, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis.

Sekretaris Desa Jagabaya, Syarip Ruhimat, menjelaskan bahwa longsor terjadi akibat curah hujan yang sangat deras dalam waktu cukup lama, sehingga menyebabkan struktur tanah di tebing pinggir jalan menjadi labil dan akhirnya runtuh ke badan jalan.

“Longsoran tanah menutup sebagian badan jalan sehingga arus lalu lintas sempat terganggu. Namun, pada peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materi,” ungkap Syarip. Sabtu, 6/12/2025

Akibat kejadian tersebut, kendaraan roda dua maupun roda empat sempat tidak dapat melintas. Mengingat ruas jalan Jagabaya–Emblegan merupakan salah satu jalur penghubung aktivitas warga, kondisi ini cukup berdampak terhadap mobilitas masyarakat setempat.

Mengetahui adanya longsor, warga Kampung Pamengker dengan sigap melakukan pembersihan material tanah yang menutup badan jalan secara gotong royong. Pembersihan dilakukan menggunakan peralatan sederhana demi mempercepat proses pembukaan akses jalan.

“Alhamdulillah, warga langsung bergerak membersihkan longsoran sehingga jalan tidak terlalu lama tertutup. Saat ini kondisi jalan sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan,” tambahnya.

Pemerintah Desa Jagabaya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat musim hujan dengan intensitas tinggi. Wilayah dengan kontur perbukitan dan tebing rawan longsor diharapkan mendapat perhatian lebih, baik dari pengguna jalan maupun warga sekitar.

Selain itu, pemerintah desa juga berharap adanya langkah antisipatif ke depan, seperti pemantauan titik rawan longsor serta perbaikan sistem drainase, guna meminimalkan risiko kejadian serupa dan menjaga keselamatan pengguna jalan. ( Dods ).