Beranda Regional Bandung Raya Proyek Tembok Kirmir Sungai Di Wilayah Desa Dampit Diduga Galian Pondasi Dangkal

Proyek Tembok Kirmir Sungai Di Wilayah Desa Dampit Diduga Galian Pondasi Dangkal

44

Kabupaten Bandung, Mediasakti.id ,-

Sabtu 30 05 2026. Dua proyek infrastruktur yang dibiayai anggaran negara di Kabupaten Bandung menjadi sorotan masyarakat setempat. Berikut adalah rincian temuan yang diperoleh dari lokasi masing-masing proyek.

Proyek Tembok Kirmir Selokan yang didanai Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung di Kampung Babakan Kondang RW 6 Desa Dampit, Kecamatan Cicalengka, menjadi perhatian warga setelah ditemukan indikasi galian pondasi yang tidak sesuai kedalaman standar teknis.

Berdasarkan penelusuran langsung ke lokasi, kondisi galian pondasi dinilai terlalu dangkal, sehingga memunculkan kekhawatiran terhadap kualitas dan daya tahan bangunan Kirmir Selokan tersebut. Beberapa warga menyampaikan kekhawatiran bahwa konstruksi tidak akan bertahan lama jika tidak sesuai spesifikasi.

“Kalau galian pondasinya dangkal, kami khawatir Kirmir tembok ini tidak akan kuat dan cepat rusak. Padahal anggaran sudah keluar dari dinas,” ujar salah seorang warga yang ditemui di lokasi.

Masyarakat berharap pengerjaan dapat dilakukan sesuai spesifikasi teknis agar fungsi drainase saluran air untuk mengatasi genangan dan aliran air berjalan optimal, terutama saat musim hujan tiba. Selain itu, masyarakat juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi proyek sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Papan informasi proyek yang memuat nilai anggaran, sumber dana, pelaksana, waktu pengerjaan, dan spesifikasi teknis merupakan hak publik. Ketiadaan atau ketidaksesuaian informasi di lapangan dapat menghambat peran serta masyarakat dalam pengawasan.

Proyek infrastruktur desa yang bersumber dari APBD wajib mengikuti Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan gambar kerja yang telah ditetapkan. (Asep.m).