Beranda Politik Hukum Polres Bersama Pemkab Garut Gelar Rakor, Lintas Sektor Operasi Ketupat Lodaya 2022

Polres Bersama Pemkab Garut Gelar Rakor, Lintas Sektor Operasi Ketupat Lodaya 2022

639

Garut, Mediasakti.id,– Bertempat di Balroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Polres Garut gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor Operasi Ketupat Lodaya dalam rangka persiapan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah tahun 2022.

Bupati Garut yang diwakili Pemkesra Setda Kabupaten Garut H Suherman menyampaikan, Pemkab akan mendukung penuh Operasi Ketupat Lodaya 1443 H Tahun 2022, baik atas kebutuhan maupun sarana prasarana yang diperlukan.

“Karena intinya pertama tentu ini untuk keselamatan,Bupati menyampaikan, selamat seluruh petugas yang ada di lapangan, yang kedua adalah selamat seluruh masyarakat yang akan mudik dan balik kembali,”lanjutnya.

Seluruh komponen yang ada di lapangan, meliputi petugas dan masyarakat yang akan mudik dapat saling memperhatikan keselamatan demi kenyamanan seluruh pihak”, harapnya

Masih dikatakan Suherman, ada sejumlah arahan dari pak Bupati Garut bahwa, kepada para camat dan kepala SKPD di lingkungan Pemkab Garut yang kantornya berada disamping jalan raya agar menyediakan rest area bagi para pemudik

“Karena sekarang akan lebih banyak orang yang mudik dan balik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sehingga silakan nanti Pak Camat (dan) Kepala SKPD untuk membuat spanduk dengan menyebutkan disini lokasi (rest) area untuk bapak ibu, dan itu merupakan solusi yang paling bagus,” tegasnya

Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, menyampaikan, menjelang Idul Fitri pihaknya akan memperketat penjagaan keamanan dari beberapa ancaman seperti terorisme, perkelahian antar warga, pencurian, sampai dengan penyimpangan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.

“Namun demikian sampai dengan saat ini di wilayah Kabupaten Garut sudah mulai tidak ada, setidaknya (hal) yang menjadi persoalan utama dari masalah kenaikan atau langkanya harga BBM atau juga minyak goreng,” ucapnya.

Selain itu, Kapolres Garut juga mengungkapkan contoh ancaman yang beredar di masyarakat menjelang lebaran yaitu kecurangan dalam pembuatan parcel dimana terdapat beberapa makanan yang sudah mendekati waktu kadaluwarsa.

“Nah ini kan tentu harus kita antisipasi jangan sampai ada masyarakat yang keracunan atau praktik-praktik kecurangan yang harus kita pastikan di lapangan,”

Kepada Pemkab Garut terkait beberapa titik yang menjadi trouble spot dalam arus mudik dapat diperbaiki setidaknya H-7 sebelum lebaran. Sehingga para pemudik dapat melakukan perjalanannya dengan nyaman,” harapnya.

“Setidaknya H-7 sebelum lebaran itu sudah dipastikan jalan yang akan digunakan untuk mudik dan arus balik akan tuntas dan kemudian ditambal, dan sebagainya termasuk penerangan jalan umumnya nah ini saya harapkan bisa direalisasikan sebagaimana yang direncanakan,”pungkasnya. (Red@03)