Penyalahgunaan Seragam Dinas Kopassus (Loreng DM) Oleh Security Dusun Simo Kidul, Ds. Kebak, Kec.Kebakkramat
Kab Karanganyar, Media Sakti.id, – Pada Hari Senin tanggal 18 September 2022 Pukul 12.05 s.d 13.30 WIB. Bertempat di Kantor Desa Kebak, Kec.Kebak Kramat, Kab.Karanganyar, telah dilaksanakan mediasi terkait pengunaan seragam dinas Kopassus (loreng DM) yang digunakan oleh Security Dusun Simo Kidul, Desa Kebak, Kec. Kebak Kramat pada saat pengamanan Hajatan pada Hari Minggu tanggal 18 September 2022.
Hadir dalam kegiatan untuk Mediasi yaitu ; Ngadi Wakil Security Dusun Simo, Pelda Parjo anggota Unit Intel Kodim 0727 Karanganyar, Serka Agustopo Anggota Sintel Grup 2 Kopassus, Sertu Mukti Babinsa Desa Kebak, Lasimen Tokoh masyarakat Desa Simo, Sunarto Perangkat Desa Simo.
Kronologi Awal Kegiatan berlansung
Pada Hari Minggu tanggal 18 September 2022 Pukul 10. 00 s.d 12.00 WIB.Sarijo/Ketua Security bersama 9 anggotanya melaksanakan pengamanan hajatan pernikahan Putri Bpk. Wagiyo mengunakan Seragam menyerupai seragam Kopassus, dan kebetulan Bpk.Wagiyo juga termasuk anggota Security Dusun tersebut.
Tim Security ini adalah Tim Pengamanan yang dibentuk secara swadaya oleh Perangkat Desa yang di fungsikan untuk melaksanakan pengamanan Intern di wilayah Dusun Simo Kidul, Ds. Kebak, Kec. Kebak Kramat, Kab. Karanganyar. Mayoritas pekerjaan nya adalah sebegai Kuli Bangunan dan Buruh Tani.
Sedangkan Jumlah Security Dusun Simo Ds. Kebak Kec. Kebakkramat adalah 12 orang, Pekerjaan mereka sehari hari rata2 sebagai Buruh Pabrik dan Buruh Tani sedangkan untuk 1 orang sudah meninggal an. Bpk. Suparno, adapun yang menggunakan dan mempunyai baju loreng DM Kopassus tersebut adalah; Sarijo/Ketua Security, Ngadi/Wakil Ketua Security, Sungkono/Bendahara, pSunyoto, Dukut, Mulyanto, Suparno, Wagiyoi, Suratno, Wahyu, Sadianto, Suparno/ Almarhum.
Adapun Baju loreng Darah Mengalir tersebut diperoleh dengan cara membeli di toko Show Room Sritex Sukoharjo kurang lebih 2 tahun yang lalu. Adapun yang dibeli berupa Kain sepanjang 30 meter untuk 12 anggota, kemudian kain tersebut dijahitkan ke penjahit di Ds. Kebak Kec. Kebak kramat, Kab.Karanganyar adapun sumber dana untuk pengadaan baju diperoleh dengan cara Swadaya Iuran dari anggota Security itu sendiri, dengan total keseluruhan dengan atribut sejumlah 3 Juta Rupiah.
Akan tetapi Untuk mekanisme kenapa loreng DM Kopassus di pilih, atas keputusan bersama. Pada saat Bpk. Sungkono belanja di Show Room Sritex Sukoharjo dengan cara memfoto warna loreng kemudian di share di Grup Whatsup Security Dusun Simo, kemudian seluruh anggota memilih loreng DM.dari Anggota Security sendiri mempunyai sejumlah 3 Baju seragam yaitu,Seragam yang menyerupai seragam loreng DM Kopassus,Seragam warna hitam,Seragam warna biru dongker.
Selanjutnya Telah dilaksanakan kesepakatan dengan membuat surat pernyataan bersama bahwa tidak akan mengunakan baju seragam loreng DM Kopassus lagi serta telah diberikan penekananan kepada Anggota Security Dusun Simo beserta dengan perangkat Desa Kebak Kec. Kebakkramat, bahwa Loreng yang mereka pilih sebagai seragam pengamanan adalah Loreng DM Kopassus.Apalagi itu telah menjadi identitas Kopassus, dimana penggunaan nya tidak sembarangan dan diatur dengan Tata Gam TNI AD.Selanjutnya dari pihak Security dan perangkat- perangkat Desa Kebak, Kec. Kebakkramat juga siap apabila baju seragam tersebut untuk disita.
Deni Handersen (*)























